GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kok Bisa Rajin Kerja tapi Masih Kekurangan, Gus Baha Ungkap Alasannya Ternyata Konsep Rezeki Itu ....

Kemudian, ia menjelaskan bahwa segala sesuatu, termasuk rezeki di alam semesta ini berada di bawah kendali Allah SWT. Menurut Gus Baha dalam Surat Yasin misal..
Rabu, 26 Februari 2025 - 12:51 WIB
Kok Bisa Rajin Kerja tapi Masih Kekurangan, Gus Baha Ungkap Alasannya Ternyata Konsep Rezeki Itu ....
Sumber :
  • dok.nu online

Jakarta, tvOnenews.com- Bekerja untuk mencari rezeki, menabung hingga menata masa depan umum, jadi salah satu strategi anak muda sekarang. Namun, hasil terkadang tidak sesuai harapan.

Semangat yang membara dengan bekerja sampai lembur atau larut malam pun tidak terhindari. Lalu, kok bisa kerja sudah rajin tapi hasil belum sesuai harapan hingga masih kurang?.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat fenomena ini, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau dikenal sebagai Gus Baha, memberikan penjelasan mendalam terkait hal ini.

Mengutip dari salah satu video di kanal YouTube KangNganu, dalam ceramahnya, Gus Baha mengutip salah satu ayat dari Surat Yasin.

Kemudian, ia menjelaskan bahwa segala sesuatu di alam semesta ini berada di bawah kendali Allah SWT.

Menurut Gus Baha dalam Surat Yasin misalnya, Allah itu siapa? Fa sub-hānallażī biyadihī malakụtu kulli syai`iw wa ilaihi turja'ụn Artinya: Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

"Yang dalam kendalinya itu semuanya di alam raya ini," katanya.

Sehingga Gus Baha mengatakan bahwa dalam kehidupan nyata, tidak jarang melihat orang yang tekun dalam ilmu ekonomi, namun tetap miskin.

Sebaliknya, ada orang yang dinilai bodoh, namun hidupnya justru kaya raya.

“Ada orang yang tekuni ilmu ekonomi, tapi miskinnya Masyaallah. Ada yang gobloknya Masyaallah tapi kaya,” sambung Gus Baha.

Dengan melihat ini, membuktikan bahwa rezeki seseorang tidak selalu terkait keahlian atau kemampuan dalam bekerja.

Hal ini dipertegas dalam sebuah hadis qudsi yang pernah dibaca oleh Gus Baha.

“Nabi Musa pernah bertanya kepada Allah, mengapa rezeki diberikan kepada orang bodoh yang bahkan tidak memiliki ilmu?” jelas Gus Baha.

“Supaya dia tahu bahwa yang mengendalikan rezeki itu saya, bukan ilmunya dia,” ucap Gus Baha.

Pesan ini menekankan bahwa rezeki sepenuhnya dalam kuasa Allah SWT, bukan berdasarkan kemampuan ataupun usaha manusia semata.

Kendatinya, hadist itu menjadi pelajaran bagi setiap manusia agar tidak terlalu bergantung pada ilmu dan usaha semata dalam mencari rezeki.

“Usaha itu penting, tapi lebih penting lagi menyadari bahwa semua rezeki datang dari Allah,” tegasnya.

Diharapkan mampu membuat manusia lebih bersyukur dan tidak berputus asa dalam menghadapi ujian kehidupan.

Tidak lupa, Gus Baha juga mengingatkan bahwa manusia sebaiknya tidak terlalu membandingkan dirinya dengan orang lain, terutama dalam hal rezeki.

“Kadang kita merasa tidak adil ketika melihat orang yang kurang berilmu hidupnya berkecukupan, sementara kita yang berilmu justru kekurangan,” imbuh Pengurus NU tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

waallahualam

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

ICW bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebelumnya melaporkan kasus pemerasan oleh oknum polisi ke KPK pada 23 Desember 2025
Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi amankan pengemudi dan penumpang mobil Calya hitam usai lawan arah menabrak sejumlah kendaraan hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar
Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Nama Patrick Kluivert kembali mencuat ke publik. Setelah tak lagi menukangi Timnas Indonesia, mantan striker Belanda itu dirumorkan masuk radar calon pelatih ..
Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Komisi IX DPR RI menyoroti lambannya reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), terkhusus di Jambi.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.

Trending

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.
Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT