News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Main-main, 3 Perkara Dahsyat ini Bisa Selamatkan Manusia dari Siksaan Api Neraka, Kata Gus Baha

Bila tak ingin mendapat siksaan neraka, Coba lakukan 3 perkara ini. Dijamin bisa selamatkan dari siksaan api neraka. Gus Baha berikan penjelasannya. Katanya...
Selasa, 25 Februari 2025 - 18:16 WIB
Potret Gus Baha
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Coba lakukan 3 perkara ini, dijamin bisa selamatkan dari siksaan api neraka. Gus Baha berikan penjelasannya.

Saat hidup di dunia, manusia akan berusaha sebaik mungkin untuk mencari pahala agar bisa masuk ke surga Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika seseorang berbuat kesalahan dan kemaksiatan sehingga memiliki banyak dosa, maka akan menerima hukuman berupa siksaan api neraka. 

Bila tak ingin mendapat siksaan neraka, terdapat tiga perkara yang dapat menyelamatkan manusia dari siksaan api neraka. 

Dalam satu kajiannya, Gus Baha mengungkapkan ada tiga perkara yang bisa selamatkan manusia dari siksaan api neraka.

Seperti apa penjelasan Gus Baha mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Potret Gus Baha
Potret Gus Baha
Sumber :
  • Istimewa

 

Dilansir tvOnenews.com pada tayangan YouTube SANTRI OFFICIAL, Gus Baha mengungkapkan tiga perkara yang dapat menyelamatkan manusia dari siksaan api neraka.

Tiga perkara tersebut tertulis dalam hadits dari Abu Hurairah yang disampaikan berdasarkan sabda Rasulullah SAW

“Abu Hurairah berkata, bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, tiga perkara yang dapat menyelamatkan manusia dari siksaan Allah SWT,” Gus Baha pada tayangan YouTube SANTRI OFFICIAL. 

Perkara yang pertama, Gus Baha mengungkapkan seseorang harus takut kepada Allah, meski dalam keramaian maupun sendiri.

Takut kepada kepada Allah menjadi tolak ukur ketakwaan seseorang, terutama saat sendiri bisa menjadi ketakwaan paling tinggi. 

“Yang pertama, takut kepada Allah, baik ketika berada di tempat sepi maupun terbuka (banyak orang),” ujarnya. 

“Nabi lebih mendahulukan takut kepada Allah ketika sepi, karena itu adalah takwa yang paling tinggi derajatnya,” lanjutnya.

Perkara yang kedua, mampu bersikap stabil baik dalam kondisi miskin maupun kaya. Hal ini menjadi ukuran untuk hidup sederhana dan tetap terkontrol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang kedua bersikap stabil, baik ketika waktu miskin maupun kaya. Hidupmu itu terkontrol, ketika kaya atau miskin tetap seperti itu, tidak berlebihan,” jelas Gus Baha.

Selanjutnya, Gus Baha menjelaskan perkara terakhir yang bisa selamatkan dari siksaan neraka, yaitu mampu berlaku adil baik dalam keadaan suka maupun marah.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT