GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Malam 10 Hari Terakhir Ramadhan Tak Perlu Repot Cari Lailatul Qadar, Cuma Rutinkan ini Menurut Gus Baha...

Gus Baha menyarankan hanya istiqomah mengerjakan ini dipastikan dapat Lailatul Qadar dan tidak perlu isi amalan dan ibadah di malam 10 hari terakhir Ramadhan.
Sabtu, 22 Februari 2025 - 19:18 WIB
Gus Baha bicara Lailatul Qadar di malam 10 hari terakhir Ramadhan
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube

tvOnenews.com - Lailatul Qadar memiliki identik malam yang penuh berkah di antara 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Setelah melewati 20 hari Ramadhan, umat Muslim mulai sibuk mencari keberadaan Lailatul Qadar di malam 10 hari terakhir bulan suci tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebanyakan umat Muslim sampai rela meningkatkan amalan dan ibadah di malam 10 hari terakhir Ramadhan. Semua itu hanya mengharapkan Lailatul Qadar didapatkan oleh mereka.

Gus Baha merasa heran mengapa Lailatul Qadar menyebabkan umat Muslim sampai jungkir balik saat 10 hari terakhir Ramadhan.

Menurutnya, Lailatul Qadar mudah didapatkan dengan cara-cara ini tanpa perlu repot-repot bersusah payah mencari keberadaannya.

Ilustrasi berdoa di malam Lailatul Qadar pada 10 hari terakhir Ramadhan
Ilustrasi berdoa di malam Lailatul Qadar pada 10 hari terakhir Ramadhan
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Lantas, apa saja cara mudah menyebabkan seorang mukmin menggapai Lailatul Qadar di bulan Ramadhan?

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube SANTRI GAYENG, Sabtu (22/2/2025), Gus Baha menerangkan fenomena Lailatul Qadar adalah hal yang paling ditakjubkan umat Muslim seluruh dunia.

Lailatul Qadar memberikan ciri-ciri keistimewaan, setidaknya pada waktu tersebut, Allah SWT menurunkan Al Quran sekaligus mewahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.

Lailatul Qadar telah masuk dalam nominasi sebagai malam-malam yang begitu mulia dalam ajaran agama Islam.

Setiap orang mukmin sangat rajin berdoa bahkan berbagai amalan apa pun digetarkan mereka. Tidak begitu peduli seberapa banyak mengerjakan amalan dan ibadah karena Lailatul Qadar sangat istimewa.

Redaksi hadis riwayat Imam At Tirmidzi dari Aisyah Radhiyallahu 'Anha, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa, begini bunyinya:

عَنْ عَآئِشةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ اَرَاَيْتَ اِنْ عَلِمْتُ اَيَّ لَيْلَةٍ لَيْلَةَ الْقَدْرِ مَا اَقُلُ فِيْهَا قَالَ قُوْلِيْ اَللَّهُمَّ اِنَّكَ عَفْوٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي (رواه الترمذي)

Artinya: Aisyah berkata, "Saya bertanya kepada Rasulullh SAW: Bagaimana jika saya dapat mengetahui malam Qadar itu, apakah yang baik saya katakan pada malam itu ? Jawab beliau: Katakanlah olehmu: " Ya Allah sesungguhnya Engkau pengampun, suka mengampuni kesalahan, maka ampunilah kiranya kesalahanku." (HR. Tirmidzi)

Ciri-ciri Lailatul Qadar sebetulnya sangat banyak agar meraih pahala dari malam-malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Sejumlah hadis riwayat menekankan ciri-ciri Lailatul Qadar terletak pada malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan, seperti yang diriwayatkan Imam Ahmad, begini redaksinya:

اَخْبَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ قَالَ هِيَ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ فِى الْعَشْرِ اْلأَوَاخِرِ لَيْلَةَ اِحْدَيْ وَعِشْرِيْنَ اَوْثَلَثَةٍ وَعِشْرِيْنَ اَوْسَبْعٍ وَعِشْرِيْنَ اَوْ تِسْعٍ وَعِشْرِيْنَ اَوْ اَخِرِ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ مَنْ قَامَهَا اِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مِنْ ذَنْبِهِ مَا تَقَدَّمَ وَمَا تَأَخَّرّ

Artinya: "Rasulullah SAW mengabarkan kepada kami tentang Lailatul Qadar, beliau bersabda: dia (Lailatul Qadar) di bulan Ramadhan di puluhan yang akhir yaitu malam 21, 23, 25, 27 atau malam 29, atau di akhir malam Ramadhan. Barang siapa mengerjakan bangun untuk beribadah pada malam itu karena iman dan mengharap ridho Allah, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu dan yang akan datang." (HR. Ahmad)

Melalui ciri-ciri ini menjadi penyebab umat Muslim meningkatkan iman dan takwa dari beragam amalan dan ibadah.

Gus Baha sesungguhnya mendukung hal ini, namun cara tersebut hanya merepotkan diri saja, karena tidak semua orang mendapatkan Lailatul Qadar.

Menurut Gus Baha, sikap istiqomah adalah faktor terpenting, semisal hanya merutinkan shalat sunnah Tarawih, shalat Isya berjamaah, dan tidak meninggalkan puasa merupakan cara terbaiknya.

"Asal puasa, asal selalu berjamaah shalat Isya, shalat Tarawih itu dapat Lailatul Qadar," ujar Gus Baha.

Ia menyoroti beberapa ciri-ciri Lailatul Qadar muncul, semisal dari beberapa hadis riwayat mengenai ukuran tidak adanya terik sinar matahari di siang hari.

Lantas, bagaimana ada orang yang sibuk beribadah tidak bisa merasakan ciri-ciri kemunculan Lailatul Qadar?

"Tidak perlu membayangkan dan menandai siangnya matahari tidak terik. Aneh-aneh saja," terang dia.

"Tapi alamat atau tanda-tandanya memang seperti ini, lah terhadap alamat itu tidak perlu mengetahuinya, malah kok kalian cari," sambungnya menjelaskan.

Pendakwah kondang asal Rembang ini secara gamblang menegaskan Lailatul Qadar didapatkan dengan keteguhan hatinya mengisi amalan dan ibadah selama bulan Ramadhan.

Ia menjamin orang mukmin yang berharap memperoleh pahala dan meningkatkan iman kepada Allah SWT selama bulan puasa, maka Lailatul Qadar telah tertanam di dalam dirinya.

"Wong dawuh Nabi Muhammad tidak demikian. Terpenting, man shoma ramadhana imanan wahtisaban, itu udah pasti dapat Lailatul Qadar," tuturnya.

Gus Baha membongkar tafsir yang terdapat di hadis riwayat tersebut, kalau Lailatul Qadar didapatkan melalui pelaksanaan shalat Tarawih, keikhlasan dan ketulusan hati.

Setiap umat Muslim minimal tidak boleh mempunyai sifat dengki dan hanya mengharapkan ridha dari Allah SWT merupakan ciri-ciri dari Lailatul Qadar.

Ia mengulas sedikit tentang Sayyidina Utsman yang menyatakan adanya kesetaraan apabila umat Muslim mengerjakan shalat Isya berjamaah dengan seluruh shalat sunnah malam.

"Tidak perlu shalat Tahajud, enggak usah shalat Witir. Pahalanya setara dengan itu semua. Tidak perlu kebanyakan shalat apalah itulah, biasa saja," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Justru dengan bersikap biasa itu meyakini akan ampunan Allah SWT," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejati Sumsel Tahan Dua Eks Pejabat PT Semen Baturaja, Kasus Distribusi Rugikan Perusahaan Rp 74,3 Miliar

Kejati Sumsel Tahan Dua Eks Pejabat PT Semen Baturaja, Kasus Distribusi Rugikan Perusahaan Rp 74,3 Miliar

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) kembali melakukan penahanan terhadap dua tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi keg
Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Kehadiran Timnas Bulgaria di ajang FIFA Series 2026 di Indonesia membawa cerita tersendiri. Sosok pelatihnya Aleksandar Dimitrov bukan nama asing bagi publik ..
Sehebat Apa Kiper Keturunan Surabaya Ini sampai jadi Buah Bibir jelang FIFA Series?

Sehebat Apa Kiper Keturunan Surabaya Ini sampai jadi Buah Bibir jelang FIFA Series?

Penjaga gawang muda milik FC Volendam Kayne van Oevelen menjadi perbincangan publik sepak bola Indonesia menjelang FIFA Series. Kiper berdarah Surabaya itu di-
Pendapat Jujur Pelatih Bulgaria soal Timnas Indonesia dan Strateginya Kalahkan John Herdman

Pendapat Jujur Pelatih Bulgaria soal Timnas Indonesia dan Strateginya Kalahkan John Herdman

Pelatih Timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov memberikan apresiasi terhadap Timnas Indonesia yang akan menjadi tuan rumah ajang FIFA Series pada Maret 2026 ... -
Alex Marquez Blak-blakan Jelang MotoGP 2026: Tak Banyak yang Tahu Cara Kalahkan Marc!

Alex Marquez Blak-blakan Jelang MotoGP 2026: Tak Banyak yang Tahu Cara Kalahkan Marc!

Alex Marquez menilai belum banyak pembalap yang mengetahui cara untuk mengalahkan Marc Marquez di lintasan.
Obat Segala Penyakit Dibongkar dr Zaidul Akbar: Ternyata Bukan Dimulai dari Raga

Obat Segala Penyakit Dibongkar dr Zaidul Akbar: Ternyata Bukan Dimulai dari Raga

Dr Zaidul Akbar bongkar obat dari segala penyakit, ternyata bukan dimulai dari raga, simak penjelasannya berikut ini.

Trending

Kota Nagi Larantuka Bakal Memiliki Kantor Imigrasi, Saroha: Ini Berperan Penting untuk Memberi Perlindungan PMI

Kota Nagi Larantuka Bakal Memiliki Kantor Imigrasi, Saroha: Ini Berperan Penting untuk Memberi Perlindungan PMI

Pemda Kabupaten Flores Timur bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur merencanakan pembentukan Kantor Imigrasi di Nagi Larantuka
Sirkuit Phillip Resmi Dicoret dari Kalender MotoGP 2027, Casey Stoner Buka Suara

Sirkuit Phillip Resmi Dicoret dari Kalender MotoGP 2027, Casey Stoner Buka Suara

Keputusan MotoGP untuk memindahkan Grand Prix Australia dari Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island ke Adelaide Street Circuit mulai musim 2027 menuai gelombang kritik. 
Kasus Bullying Siswa ABK di Surabaya, DPRD Dorong Pembentukan Kelas Khusus

Kasus Bullying Siswa ABK di Surabaya, DPRD Dorong Pembentukan Kelas Khusus

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menyoroti kasus dugaan perundungan yang dialami AM (16), siswa inklusi atau anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah menegah kejurusan di kawasan Wonokromo, Surabaya.
Kenapa Dianjurkan Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Keutamaan dan Kisah di Baliknya

Kenapa Dianjurkan Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Keutamaan dan Kisah di Baliknya

Kenapa umat Muslim disunnahkan membawa Surah Al-Kahfi setiap hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah ungkap keutamaan dan kisah di baliknya.
AKBP Didik Putra Kuncoro Langsung Ditahan Bareskrim Polri Usai Resmi Dipecat

AKBP Didik Putra Kuncoro Langsung Ditahan Bareskrim Polri Usai Resmi Dipecat

Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro langsung ditahan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri usai dijatuhi putusan pemecatan dari Polri.
Polemik Lapak Penjual Daging, Pemerintah Kota Medan Diminta Fasilitasi Langkah Mediasi

Polemik Lapak Penjual Daging, Pemerintah Kota Medan Diminta Fasilitasi Langkah Mediasi

Polemik lapak penjual daging babi di Kota Medan menyeruak usai adanya permintaan penertiban oleh sejumlah pihak.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT