News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Para Sahabat, Rasulullah Justru Sangat Bangga dengan Sosok ini Sampai Ingin Bertemu, Kata Gus Baha…

Bukan ingin bertemu para malaikat maupun para sahabat, ternyata Rasulullah SAW justru sangat bangga dan ingin bertemu dengan sosok ini. Gus Baha bilang...
Sabtu, 22 Februari 2025 - 06:16 WIB
Potret Gus Baha
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube NU Online

tvOnenews.com - Bukan ingin bertemu malaikat maupun para sahabat, ternyata Rasulullah SAW justru sangat bangga dengan sosok ini. Gus Baha berikan penjelasannya.

Nabi Muhammad SAW sebagai nabi sekaligus utusan Allah SWT yang terakhir menjadi sosok yang sangat istimewa bagi umat Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam ajaran agama Islam, iman kepada Rasulullah sebagai utusan Allah SWT menjadi landasan bagi seorang muslim.

Ketika Rasulullah menyebarkan dan menyempurnakan agama Islam telah bertemu dengan banyak golongan, seperti malaikat juga para sahabat.

Namun, ternyata Rasulullah justru merasa sangat bangga dan ingin bertemu dengan sosok ini.

Dalam satu kajiannya, Gus Baha mengungkapkan sosok yang justru ingin ditemui oleh Rasulullah SAW. 

Seperti apa penjelasan Gus Baha mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Potret Gus Baha
Potret Gus Baha
Sumber :
  • Istimewa

 

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube SANTRI OFFICIAL, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa dirinya justru sangat bangga dengan para umatnya di zaman akhir.

Padahal di zaman saat ini, banyak orang yang berpendapat umat muslim di zaman akhir seperti saat ini membuat dunia semakin rusak.

Tapi, mengapa Rasulullah SAW justru merasa bangga dan ingin bertemu umat Islam di zaman akhir?

Gus baha mengatakan persoalan ini pernah ditanyakan oleh seorang sahabat kepada Rasulullah.

Awalnya sahabat mengira bahwa yang dimaksud sebagai umat di zaman akhir merupakan malaikat dan para sahabat nabi, ternyata bukan itu.

“Nabi pernah bersabda, ‘nanti umatku pada zaman akhir itu orangnya top-top! Bahkan saya saja rindu dengan umatku yang ada di zaman akhir’,” ungkap Gus Baha pada tayangan YouTube SANTRI OFFICIAL.

“Kamu itu orang yang top sekali, kata Nabi. lalu ada sahabat yang berkata, ‘bukankah itu adalah malaikat?’,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Gus Baha menjelaskan alasannya mengapa bukan malaikat atau sahabat yang membuat Nabi SAW merasa bangga. 

“Malaikat beriman itu wajar, sebab dia berada di samping Allah, kalau tidak beriman justru sangat keterlaluan. Kalau gitu para Nabi, kalau Nabi sangat wajar bila beriman, sebab mereka mendapat wahyu dari Allah dan pernah melihat Jibril,” jelas Gus Baha.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT