News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Kiper Legenda Timnas Ini? Tak Lagi Eksis di Lapangan Kini Punya Sekolah Bola Bareng Coach Nova Arianto, Sosoknya Dikenal Eks Suami Artis Kiki Amalia

Sekalipun ia sudah gantung sarung tangan, sejak 2017an Markus Horison mampu mewujudkan mimpinya yaitu membangun Sekolah Sepak Bola (SSB). Simak penjelasannya..
Selasa, 18 Februari 2025 - 06:03 WIB
Masih Ingat Kiper Legenda Timnas Indonesia Ini? Tak Lagi Eksis di Lapangan Kini Punya Sekolah Bola Bareng Coach Nova Arianto, Sosoknya Dikenal Mantan Suami Artis Kiki Amalia
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /YouTube Viva

Jakarta, tvOnenews.com- Kiper legenda Timnas Indonesia ini sangatlah populer di masanya, hingga sekarang. Siapa sangka sudah tak merumput tapi jadi pelatih.

Jika flashback sejenak, Kiper andalan Timnas Indonesia ini bernama Markus Horison. Sosoknya juga dikenal baik dalam menjaga gawang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Markus Horison memiliki banyak prestasi salah satunya, perkuat gawang Timnas Indonesia pada laga persahabatan dengan Hongkong pada tanggal 1 Juni 2007 silam. 

Saat itu Markus Horison berhasil membawa Indonesia menang dengan skor 3-0. Masih banyak lainnya.

Bahkan berdasarkan informasi dirangkum tvOnenews.com dari berbagai sumber, kalau prestasi Markus Horison juga berkesempatan membela Timnas Indonesia dalam laga Asian Cup 2007.

Mantan suami artis Kiki Amalia itu ikut berpartispasi membela tim asal Sumatera Utara dalam ajang PON XV 2000 di Jawa Timur dan PON XVI 2004 di Palembang.

Selain itu, hal menarik lainnya yaitu soal perjalanan spiritual Markus Horison. Ternyata eks kiper Timnas itu berstatus mualaf.

Diketahui, Ia memutuskan masuk Islam kala itu untuk menikahi sang kekasih, Kiki Amalia. 

Sayangnya, kisah mereka tak berlangsung lama, Eks Kiper Timnas Indonesia ini akhirnya bercerai dengan artis Kiki Amalia pada tahun 2013 an. 

Hal tak disangka ialah, Markus Horison berasal dari keluarga penganut agama Kristen. Ia menjalani kehidupannya sebagai pemeluk agama Kristen sejak kecil.

Sehingga ini bukan hal yang mudah baginya untuk memutuskan mualaf, sejak usia 25 tahun.

Sehubungan dengan ini, meskipun keluarga besar Nasrani, Markus Horison ternyata punya ibu yang pernah menganut beragama Islam. 

Namun sang ibu harus menganut agama Kristen sejak menikah dengan ayah tercintanya, Julius Ririhina.

Mantan kiper Timnas Indonesia, Markus Horison
Mantan kiper Timnas Indonesia, Markus Horison
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

 

Awal kisah mengenal Islam pada tahun 2004 silam, ia mengambil keputusan besar dalam hidupnya memeluk Islam. Sejak kecil Markus Horison banyak belajar dari keluarga ibunya yang berasal dari Aceh. 

Mantan suami Kiki Amalia ini, menghabiskan waktunya saat masa kecil di Aceh. Momen itu, jadi kesempatan ia belajar banyak tentang agama Islam.

"Ibu saya awalnya Islam. Sejak menikah dengan ayah, Ibu berganti kepercayaan mengikuti kepercayaan ayah,” ucap Markus, dikutip dari intipseleb, waktu lalu.

"Dari situ, saya sering ikut mereka ke masjid. Tidak benar-benar masuk sih, tapi yah saya banyak memperoleh gambaran tentang Islam, dan shalat dari situ,” sambungnya.

Sehubungan dengan statusnya menjadi mualaf, Markus Horison pun mengubah namanya menjadi Muhammad Haris. Ia tetap memakai nama Markus Horison sebagai namanya. 

Bahkan selama perjalanan karirnya, Markus Horison sangat populer di Timnas Indonesia.Pria ini sempat menjadi andalan Skuad Garuda dalam pertandingan Piala AFF 2010.

Sekalipun ia sudah gantung sarung tangan, sejak 2017an Markus Horison mampu mewujudkan mimpinya yaitu membangun Sekolah Sepak Bola (SSB). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan kabarnya, ia bekerjasama dengan Coach Nova Arianto dengan nama Akademi Pro Bandung di Bandung. Posisi markus sebagai Pelatih Kiper.(klw)

    

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT