News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buya Yahya Beberkan Tiga Golongan yang Celaka di Bulan Ramadhan, Salah Satunya Ternyata Jika…

KH Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya) mengingatkan bahwa ada tiga orang yang celaka pada saat bulan Ramadhan. Berikut tiga golongan yang akan celaka di Ramadhan.
Sabtu, 15 Februari 2025 - 10:19 WIB
Ilustrasi Seorang Musim yang sedang Ibadah di Bulan Ramadhan
Sumber :
  • Ilustrasi/Freepik

tvOnenews.com - KH Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya mengingatkan bahwa ada tiga orang yang celaka pada saat bulan Ramadhan.

Sebagaimana dalam Islam, Buya Yahya mengingatkan bahwa Bulan Ramadhan adalah bulan mulia yang penuh ampunan. Namun sayangnya ada tiga orang yang akan celaka di bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini kata Buya Yahya sebagaimana tercantum dalam sebuah hadis dan Rasulullah SAW mengaminkannya.

Tiga golongan itu kata Buya Yahya sebagaimana hadis yang menjelaskan perbincangan antara Rasulullah SAW dan Malaikat Jibril.

Berikut tiga orang yang celaka di bulan Ramadhan. dirangkum oleh tvOnenews.com dari YouTube Al-Bahjah TV pada Sabtu (15/2/2025).

Orang yang Tidak Dapat Ampunan Allah SWT

Golongan pertama kata Buya Yahya adalah orang yang memasuki bulan Ramadhan namun tidak memanfaatkannya. Sehingga ia tidak diampuni dosanya.

"Bulan Ramadhan, adalah bulan Allah membagikan ampunan. Namun orang itu tidak mengambilnya, maka celakalah, masuk neraka. Gambarannya begitu," ujar Buya Yahya.

Maka pada bulan yang mulia ini, alangkah sayangnya jika umat Muslim tidak mau meningkatkan ibadahnya kepada Allah SWT.

Maka dalam hadis tersebut malaikat Jibril berkata “'Katakan wahai Muhammad, Amin'.

Anak yang Tidak Berbakti Kepada Orang Tua

Golongan kedua yang celaka di bulan Ramadhan kata Buya Yahya adalah yang menemukan orang tuanya lalu dia tidak berusaha berbakti pada keduanya. 

“Maka saat dia mati, dia masuk neraka, celakalah dia,” jelasnya.

Maknanya kata Buya Yahya, ada pintu surga di dalam rumahmu, namun ia malah meninggalkannya.

“Engkau tinggalkan yakni ibu dan ayahmu,” ujarnya. 

Meninggalkan orang tua di sini dijelaskan oleh Buya Yahya adalah menyia-nyiakan kedua orang tuanya dan tidak ada keinginan untuk berbakti.

“Bahkan mungkin kerjaannya hanya merepotkan kedua orang tuanya saja,” ujarnya. 

"Merepotkan orang tua tuh bisa macem-macem. Tidak peduli dengan urusan orang tua. Masya Allah," sambungnya.

Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa menyiksa orang tua adalah durhaka halus. 

“Memberatkan orang tua dengan permintaan-permintaannya. Sehingga orang tua menyambut permintaan anak dengan kasih, namun seorang anak meminta dengan tanpa perasaan. Tidak seimbang," jelasnya.

Hal ini karena seharusnya jika orang tua memandang anak dengan kasih, maka sang anak meminta juga harus dengan kasih agar kita selamat.

Dalam hadis itu, Jibril kembali berkata, katakanlah Amin ya Muhammad, lalu Nabi SAW mengamini doa untuk orang tersebut.

Orang yang Tidak Menyambut Nama Nabi Muhammad SAW Saat Disebutkan

Golongan ketiga yang celaka di bulan Ramadhan kata Buya Yahya adalah yang mendengar nama Nabi Muhammad SAW disebut namun tidak menyambutnya.

“Jika ada orang yang mendengar namamu disebut (Muhammad) di hadapan satu orang lalu tidak menyambut dengan shalawat kepadamu, lalu orang itu meninggal, maka dia masuk neraka,” ujar Buya Yahya menjelaskan hadis yang dimaksud.

Buya Yahya mengatakan bahwa kalimat dalam hadis ini penafsirannya panjang sekali.

“Terkait dengan apakah kemudian shalawat menjadi sebuah kewajiban? Kan tidak wajib maka kenapa masuk neraka,” katanya.

Namun Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa para ulama memandang lebih jauh.

“Karena kunci untuk kita bisa benar-benar menjalankan syariat, adalah membangun cinta dengan pembawa syariat,” jelasnya.

"Semakin kuat ikatan kita dengan pembawa syariat, maka semakin hebat dalam kita menjalankan syariat," lanjutnya.

Maka dari itu, Buya Yahya berpesan kepada semua Muslim agar berhati-hati agar jangan sampai masuk dalam tiga golongan tersebut.

Oleh karenanya, marilah kita meningkatkan ibadah kita di bulan suci Ramadhan ini agar kita mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

Dalil Puasa Ramadhan

Salah satu dalil keutamaan puasa Ramadhan tercantum dalam hadis Bukhari Muslim berikut ini:

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,

"Allah SWT berfirman, 'Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai. Apabila salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah berkata kotor, jangan pula berteriak-teriak. Jika ada seseorang yang mencaci dan mengajak berkelahi maka katakanlah, 'Saya sedang berpuasa'. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah SWT pada hari kiamat dari pada bau misk (kasturi). Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, ketika berbuka mereka bergembira dengan bukanya dan ketika bertemu Allah mereka bergembira karena puasanya'." (HR. Bukhari dan Muslim)

Itulah tiga golongan orang yang celaka. Semoga artikel ini bermanfaat dan disarankan bertanya langsung kepada para alim ulama, pendakwah atau ahli agama Islam, agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT