News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Doa Setelah Maghrib yang Bisa Jauhkan Diri dari Neraka: Baca Sebanyak Tujuh Kali

Setiap Muslim disarankan membaca doa ini sebanyak tujuh kali setiap habis shalat Maghrib dan Subuh. Menurut Habib Umar bin Hafidz doa ini akan membebaskan diri dari neraka.
Selasa, 4 Februari 2025 - 18:27 WIB
Naudzubillah, Neraka Paling Ringan Kata Ustaz Adi Hidayat: Ditarik Ubun-ubun Lalu Dicelup Seperti Teh
Sumber :
  • Ilustrasi/pngtree

tvOnenews.com - Setiap Muslim disarankan membaca doa ini sebanyak tujuh kali setiap habis shalat Maghrib dan Subuh. Menurut Habib Umar bin Hafidz doa ini akan membebaskan diri dari neraka.

Sebagaimana ajaran Islam, di akhirat nanti ada surga dan neraka sebagai balasan dari apa yang dilakukan oleh setiap manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap Mukmin tentu berharap dapat masuk langsung ke surga tanpa mencicipi neraka terlebih dahulu. Oleh karenanya, doa ini sangat baik jika dirutinkan setiap Maghrib dan Subuh.

“Setelah shalat maghrib jangan ubah posisi dulu langsung baca doa ini,” saran Habib Umar bin Hafidz, dikutip tvOnenews.com dari ceramahnya di YouTube Berkah Sholawat.

Kemudian Habib Umar bin Hafidz menyarankan doa ini dibaca tujuh kali dengan penuh kekhusyuan.

“Baca tujuh kali setiap selesai shalat maghrib,” pesannya.

Adapun keutamaan dari doa ini adalah menjauhkan diri dari siksa api neraka.

“Siapapun yang membaca doa ini tidak akan disentuh api neraka,” tandasnya.

Lalu doa apakah yang dibaca setelah maghrib dan bisa dijauhkan dari siksa api neraka? 

اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ

Baca: Allāhumma ajirnī min an-nār.

Artinya: Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka.

Itulah doa yang dimaksud. Namun doa mohon pelindungan dari api neraka ini juga disarankan dibaca pada subuh.

Hal ini sebagaimana dalil hadis berikut ini. 

Rasulullah SAW bersabda,

"Apabila seseorang selesai melaksanakan shalat (Maghrib atau Subuh), hendaklah sebelum ia berbicara membaca doa: 'Allahumma ajirni min an-naar' sebanyak tujuh kali. Karena jika ia mati pada malam atau hari itu, Allah akan mencatat baginya perlindungan dari neraka."

(HR. Abu Dawud, An-Nasa’i, dan Ahmad; dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Abu Dawud)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam bishawab

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT