News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puasa Ramadhan Batal Gak Sih Wudhu Tak Sengaja Telan Air saat Berkumur? Buya Yahya Bilang Hukumnya Begini

Pendakwah karismatik Buya Yahya menjelaskan secara detail mengenai hukum ketika puasa Ramadhan tidak sengaja menelan air di bagian kumur mulut dalam wudhu.
Rabu, 29 Januari 2025 - 20:07 WIB
Buya Yahya kupas tuntas hukum puasa Ramadhan saat kumur dalam Wudhu menelan air
Sumber :
  • Kolase iStockPhoto & Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mendapat pertanyaan terkait menelan air Wudhu di tengah waktu puasa Ramadhan.

Buya Yahya memahami saat Wudhu di bagian berkumur kerap kali terjadi air tertelan. Tidak sedikit menganggap puasa Ramadhan menjadi batal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kumur dalam Wudhu bahwa airnya bersifat sunnah. Buya Yahya tentu menjawab kebingungan hukum puasa Ramadhan jika mengalami hal tersebut.

"Kumur di dalam air wudhu itu hukumnya sunah, kalau ketelan tidak membatalkan," ungkap Buya Yahya dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Rabu (29/1/2025).

Pembahasan ini mengingatkan bahwa wudhu dan puasa Ramadhan adalah wajib. Artinya, umat Muslim tidak bisa meninggalkannya.

Ilustrasi berkumur saat Wudhu ketika puasa Ramadhan
Ilustrasi berkumur saat Wudhu ketika puasa Ramadhan
Sumber :
  • Freepik

 

Wudhu dan puasa Ramadhan adalah bagian dari ibadah. Sesungguhnya kedua hal ini menjadikan umat Muslim suci.

Kesucian dari hasil wudhu menjadi upaya untuk memenuhi syarat sah dalam pelaksanaan shalat. Jika tidak berwudhu maka ibadahnya tidak sah.

Tidak sekadar shalat, amalan ibadah lainnya juga dianjurkan mengawali wudhu terlebih dahulu dengan catatan harus sesuai dengan syarat sah dan rukunnya.

Di salah satu bagian wudhu mengharuskan umat Muslim kumur-kumur, bertujuan untuk menghilangkan kotoran-kotoran di dalam mulut. Air bersih dalam berwudhu tentu berguna agar mulut terhindar dari hadast kecil.

Buya Yahya menyoroti fenomena air tertelan tidak asing lagi, menyebabkan orang mukmin ragu berwudhu. Tetapi shalat juga menjadi bagian penting ketika puasa selama Ramadhan.

Ada pepatah apabila masih sering meninggalkan shalat, maka puasanya hanya sia-sia. Buya Yahya akhirnya membagikan solusi untuk menghilangi rasa was-was anggap menelan air hal membatalkan wudhu ketika berpuasa.

"Kalau Anda berkumur dalam wudhu tetap sunnah, maka jangan ragu untuk berkumur," terangnya.

"Anda gosok lalu dibuang, setelah buangnya sudah 100 persen, maka sisa dingin dalam mulut sudah dimaafkan. Jadi tidak perlu meludah berkali-kali," lanjutnya menjelaskan.

Pengasuh LPD Al Bahjah, Cirebon itu menyebutkan kata "makruh" ketika ada sesuatu yang masuk ke dalam mulut dikaitkan dengan hukum puasa.

Namun demikian, sesuatu ini, kata dia, selama tidak mengandung benda penyebab puasa batal, seperti makanan, minuman dan lain-lain.

tvonenews

"Sikat gigi memang tidak membatalkan puasa, tapi segala bentuk yang ada rasanya dimasukkan ke dalam mulut maka hukumnya makruh, memang tidak batal," tegasnya.

Buya Yahya kembali menyoroti mengapa masih banyak orang tetap melakukan hal yang makruh dikerjakan pada siang hari, selain wudhu untuk shalat.

Jika mengacu pada anjuran dari berbagai sumber, semisal sikat gigi sebelum waktu imsak atau setelah sahur menjadi langkah paling tepat menghindari ibadah puasanya makruh.

Apabila masih ada orang mukmin bersikeras melakukannya saat menjalani ibadah puasa, memastikan sesuatu yang masuk mulut benar-benar tidak lewat dari tenggorokannya.

"Sebaiknya jangan sikat gigi di siang hari, usahakan saat subuh sudah sikat gigi yang bersih," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi kalau keadaan tertentu mulutnya sangat kotor, maka boleh sikat gigi tapi hati-hati. Yakinkan kalau Anda tidak akan menelan," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT