GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman Kemenag untuk ASN yang Malas, 22 Hari Tak Masuk Kerja bakal Dipecat

Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI mengancam Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya yang terindikasi malas kerja akan dipecat.
Selasa, 14 Januari 2025 - 18:36 WIB
Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag RI Faisal Ali Hasyim ancam pemecatan kepada ASN yang malas kerja
Sumber :
  • Humas Kemenag Sumbar

Padang, tvOnenews.com - Kementerian Agama (Kemenag) RI tampaknya tidak main-main memberhentikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkupnya yang tidak pernah masuk kerja.

Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI menginformasikan bahwa ASN Kemenag yang tidak pernah masuk kerja selama 22 hari akan mendapat konsekuensi tanpa pandang bulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Teman-teman tahu tidak kalau 22 hari tidak masuk kerja itu sudah bisa diberhentikan sebagai pegawai negeri," ungkap Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag RI Faisal Ali Hasyim dalam keterangannya di Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa (14/1/2025).

Faisal Ali Hasyim menyampaikan peringatan kepada ASN Kemenag yang tidak bekerja dalam rangkaian kegiatan integritas ekosistem lingkup Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di Universitas Islam Negeri M.Djamil Djambek Bukittinggi.

Ia menyampaikan bahwa ASN yang menunjukkan sikap ketidaksiplinan akan mendapat ketegasan. Kemenag RI tidak menginginkan aparatur yang indisipliner saat bertugas terus berkeliaran di lingkungannya.

tvonenews

Ini mengingatkan seorang dosen dari lingkungan Kemenag dipecat karena tidak bekerja secara berturut-turut selama 22 hari.

"Kemarin itu ada beberapa dosen yang kita berhentikan dan salah satunya menggugat Kemenag, tapi kita lawan balik," tegasnya.

Sebagai perwakilan Kemenag, Faisal memperingatkan kepada para pimpinan atau rektor di perguruan tinggi di lingkungan Kemenag agar membersihkan dosen yang tidak disiplin.

Ia tidak menginginkan pemecatan dosen kembali terjadi, apabila terindikasi malas menjalankan tugas mengajar kepada mahasiswa.

Berdasarkan data pada 2024, Itjen Kemenag mencatat hukuman untuk ASN sebanyak 410 rekomendasi bagi yang tidak melakukan tindakan indisipliner.

Rektor dan ASN Eselon II menjadi target atas ratusan rekomendasi hukuman tindakan disiplin tersebut.

Ada pun ASN fungsional akan mendapat 385 hukuman, Kepala Kantor Wilayah Kemenag (Kakanwil) 11 hukuman, dan kantor wilayah Kemenag empat hukuman.

Perihal kategori hukumannya sebanyak 130 kategori berat, 148 ringan, dan 132 hukuman sedang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ASN telah melakukan pelanggaran di lingkungan Kemenag kebanyakan melakukan pungutan dan penerimaan gratifikasi, penyalahgunaan anggaran dan wewenang.

Kemudian, pelanggaran lainnya tidak menunjukkan netralitas, tidak pernah absen, terjerat radikal, perselingkuhan, menyebar ujaran kebencian, perceraian semena-mena, dan lain-lain.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT