News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shalat Subuh kok di Jam 7 Pagi, Bagaimana Hukumnya? Justru Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Ada Hal...

Pendakwah karismatik Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengupas tuntas hukum mengerjakan shalat Subuh di waktu pagi hari atau jam 7 pagi akibat bangun tidur kesiangan.
Minggu, 5 Januari 2025 - 23:46 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) kupas tuntas hukum shalat Subuh di jam 7 pagi
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat mengupas tuntas hukum pelaksanaan shalat Subuh yang dikerjakan di waktu pagi hari.

Bahwasanya banyak orang baru mengerjakan shalat Subuh di jam 7 pagi. Menurut Ustaz Adi Hidayat, faktor terbesarnya akibat kesiangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat (UAH) memahami betul shalat Subuh terpaksa dilakukan pada jam 7 pagi karena memiliki waktu pelaksanaan saat manusia tertidur di malam hari.

Sebagai pendakwah karismatik, UAH mengupas tuntas shalat Subuh jam 7 pagi mengambil contoh dari bangun tidur kesiangan.

"Misalnya seseorang terlampau lelah capek, tapi ingat bukan yang disengaja ya," ungkap UAH dalam suatu kajiannya dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Minggu (5/1/2025).

Ilustrasi shalat Subuh di waktu jam 7 pagi
Ilustrasi shalat Subuh di waktu jam 7 pagi
Sumber :
  • Freepik

 

Subuh menjadi bagian lima shalat lima waktu yang sangat dilarang untuk ditinggalkan umat Islam.

Shalat Subuh merupakan ibadah wajib pertama kali dalam sehari semalam yang dikerjakan umat Islam.

Dalil Al Quran seputar perintah tidak boleh meninggalkan shalat Subuh tercantum dalam Surat Al Isra Ayat 78, Allah SWT berfirman:

اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰنَ الْفَجْرِۗ اِنَّ قُرْاٰنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا

Artinya: "Dirikanlah shalat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula shalat) Subuh! Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (QS. Al Isra, 17:78)

Dalam ayat 78 mengandung tafsir bahwa para malaikat turun ke bumi untuk menyaktikan umat Muslim yang mengerjakan shalat Subuh pada waktu fajar shadiq.

Waktu fajar shadiq menjadi momentum terbaik mempertebal amalan dan melaksanakan shalat Subuh karena para malaikat mencatat seluruh pahala orang-orang beriman.

Saat fajar shadiq terbit menandakan muadzin harus menggetarkan adzan sebagaimana menunjukkan waktu Subuh telah tiba.

Sementara, Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan ketetapan waktu pelaksanaan shalat Subuh biasanya bermula dari jam 4 pagi sampai jam setengah enam pagi di seluruh wilayah Indonesia.

Namun, setiap wilayah memiliki waktu yang berbeda-beda dipengaruhi oleh letak geografis dan musimnya masing-masing.

Ada pun batas akhir waktu shalat Subuh melalui tanda matahari telah terbit yang biasa dikenal waktu Syuruq.

Jika matahari berada dalam posisi satu derajat di bawah ufuk timur menunjukkan mulai terbit dan ditandai batas akhir waktu Subuh.

Sebab, waktu Subuh memberikan keutamaan berupa sumber segala sumber cahaya untuk pembekalan di hari Kiamat nanti.

Waktu Subuh juga bisa menggetarkan aliran rezeki yang diguyur bertubi-tubi dari langit atas pemberian Allah SWT melalui para malaikat.

Meski begitu, shalat Subuh menjadi tantangan yang membuat mereka meninggalkannya hingga terpaksa dikerjakan meski matahari telah terbit.

Menurut UAH, orang yang disebabkan kelelahan masih boleh mengerjakan shalat Subuh pada jam 7 pagi. Meski dengan catatan tidak meninggalkan secara sengaja.

"Bukan begadang nonton bola misalnya, kemudian ketiduran kemudian telat Subuh, itu dosa," tegas dia.

Direktur Quantum Akhyar Institute itu juga tidak mempermasalahkan shalat Subuh terlampau kesiangan disebabkan tak tidur pada tengah malam untuk Tahajud.

"Kemudian setelah itu Anda mandi, Anda kemudian shalat dulu, bahkan sempat Tahajud sampai setengah tiga, sudah itu tiduran, begitu bangun jam 7," terangnya menjelaskan.

Lantas, mengapa hukum shalat Subuh di jam 7 pagi atau setelah matahari terbit masih sah?

"Jika seseorang itu kemudian bangun dari tidurnya melewati batas shalatnya, keluar sabda Nabi 'Itulah waktu shalatnya', tunaikan waktu shalat yang bangun dari tidur, itulah waktunya," jelasnya.

tvonenews

Pendakwah asal Pandeglang ini membagikan kisah saat Rasulullah SAW meminta Bilal bin Rabah membangunkannya ketika melakukan perjalanan bersama para sahabat.

Saat itu Bilal bin Rabah menerima permintaan dari Rasulullah SAW guna mengerjakan shalat Subuh tepat waktu.

Bilal meminta izin kepada Rasulullah SAW untuk tidur sebentar agar tidak terlampau kelelahan.

Namun, Bilal ikut ketiduran menyebabkan tidak memenuhi permintaan dari Rasulullah SAW. Mereka pun telat mengerjakan shalat Subuh.

Rasulullah SAW yang memiliki kerendahan hati langsung memerintahkan Bilal berwudhu untuk segera shalat Subuh pada pagi hari.

UAH mengingatkan sebelum mengerjakan ibadah wajibnya harus tetap mengisi shalat qabliyah Subuh lebih dulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Para ulama hadits mengatakan, kalau dua rakaat ini tidak penting pada saat itu, mustahil dikerjakan, pasti Nabi akan langsung kepada shalat Subuh yang dua rakaat," tandasnya.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT