News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pajang Kaligrafi di Rumah? Simak Dulu Nasihat Ustaz Syafiq Riza Basalamah Ini

Ustaz Syafiq Riza Basalamah ingatkan tentang panjangan kaligrafi yang ada di rumah. Lalu bagaimana sebenarnya hukumnya dalam Islam? Berikut penjelasannya.
Rabu, 1 Januari 2025 - 14:06 WIB
Ilustrasi Kaligrafi yang Ada di Dalam Masjid Istanbul, Turki
Sumber :
  • dok. tim tvOnenews/Syifa Aulia

tvOnenews.com - Ustaz Syafiq Riza Basalamah ingatkan tentang panjangan kaligrafi yang ada di rumah.

Sebagaimana umumnya, pajangan kaligrafi ayat kursi kerap ditemukan di banyak rumah umat Islam, dengan berbagai model, ayat kursi tersebut dipajang di dinding.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tentunya ada banyak alasan mengapa seorang Muslim memajang kaligrafi ayat kursi yang ukurannya besar atau kecil di rumah.

Ada yang mungkin karena sebagai hiasan semata, namun ada juga yang berharap rumah dilindungi dari godaan jin dan serangan sihir.

Selain itu bisa juga dengan niat agar tamu yang datang bisa membaca ayat kursi ketika sedang berkunjung.

Lantas apa sebenarnya hukum memajang kaligrafi ayat kursi di dinding rumah? Berikut penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah yang dilansir kanal YouTubenya.

"Bagaimana hukumnya memajang tulisan ayat kursi di dinding rumah?" kata Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

Berkaitan dengan masalah ini, Ustaz Syafiq Riza Basalamah mengingatkan tentang kaidah dasar dalam memperlakukan ayat-ayat Allah.

Ustaz Syafiq Riza Basalamah menegaskan bahwa ayat Al Quran pada dasarnya Allah turunkan untuk dibaca dan diamalkan oleh umat manusia, bukan untuk dipajang.

"Yang pertama, ayat itu diturunkan bukan untuk dipajang," ujar Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

"Nabi itu suruh baca, bukan suruh pajang," lanjutnya.

Oleh sebab itu, menurut Ustaz Syafiq Riza Basalamah para ulama memandang makruh hukumnya memajang ayat-ayat Allah. Terutama jika sampai pajangan tersebut tidak bisa dibaca.

"Maka bicara memajang ayat-ayat Allah, para ulama memakruhkannya, apalagi kalau enggak bisa dibaca," tegas Ustaz Syafiq Riza Basalamah

"Karena berapa banyak ayat kursi modelnya kayak kaligrafi muter-muter," lanjutnya.

Maka lebih baik ayat-ayat Al Quran tersebut diamalkan, bukan dipajang sebagai hiasan.

"Tujuannya bukan untuk hiasan, tapi untuk diamalkan," ujar Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

Adapun jika memang ingin memasang ayat kursi, maka tetap tujuan utamanya adalah untuk dibaca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Boleh antum pajang ayat kursi ditaruh memang untuk dibaca," kata Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

"Ana taruh di sini supaya tamu yang duduk baca, ana kasih artinya, berarti kan memang untuk pengajaran, untuk dibaca, bukan untuk dipajang," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT