News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasi Telur Goreng Memang Nikmat dan Murah, dr Zaidul Akbar Ingatkan Ada Bahaya yang Perlu Diwaspadai karena ...

Tanpa disadari, masyarakat secara umum lebih suka anti ribet alias praktis, seperti nasi dan telur goreng. Hal ini tentu lezat bagi tapi kata dr Zaidul Akbar...
Selasa, 31 Desember 2024 - 17:27 WIB
Nasi Telur Goreng Memang Nikmat dan Murah, dr Zaidul Akbar Ingatkan Ada Bahaya yang Perlu Diwaspadai karena ...
Sumber :
  • dok.ilustrasi adobe stock

Jakarta, tvOnenews.com-- Nasi goreng atau nasi telur goreng jadi salah satu makanan favorit. Mencintai makanan nasi di Indonesia sudah jadi hal yang lumrah. 

Pasalnya nasi makanan pokok atau utama dalam sehari-hari. Simak selengkapnya agar lebih sehat makannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disukai masyarakat karena memang anti ribet alias praktis, seperti nasi dan telur goreng. Namun harus ada yang perlu diwaspadai. 

Pendakwah dan Praktisi Kesehatan, dr Zaidul Akbar
Pendakwah dan Praktisi Kesehatan, dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • dr Zaidul Akbar Sumber : Tangkapan Layar kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official

 

 

Dokter Zaidul Akbar sebagai Praktisi atau Konsultan Kesehatan ini mengungkapkan ada hal yang harus dipahami. 

Dalam komponen makanan sehat dipahami, seperti tagline yang kita tahu 4 sehat dan 5 sempurna. Sudah pasti isi piringnya ada nasi, tempe atau tahu dan sayur serta lainnya. 

Masih ada yang belum bisa makan ikan atau daging untuk melengkapi nutrisi harian. Pria yang akrab disapa dr Zaidul Akbar ini mengatakan lebih baik hindari telur digoreng

Faktanya telur mengandung protein yang ketika digoreng membuat telur tersebut menjadi tak sehat lagi. Ia menyarankan agar tetap menjaga keutuhan protein dengan tanpa digoreng.

“Kalau bicara telur sendiri, sebenarnya kalau telur itu kan protein. Jadi, ketika telur itu digoreng sudah terjadi denaturasi telurnya sudah gak sehat,” ungkapnya dikutip dari dr Zaidul Akbar Official, pada Selasa (31/12/2024).

Lebih lanjut dokter dan penceramah itu, menjelaskan bahwa makanan yang baik bagi kesehatan tubuh adalah makanan yang tidak terlalu banyak macamnya.

"Jadi, kalau ditanya makanan yang sederhana yang sederhana seperti apa? Yang tidak terlalu banyak ragamnya,” sambungnya lebih lanjut.

"Jadi kalau mau masak telur itu ada caranya, supaya proteinnya gak rusak," tegasnya.

"Kalau protein ketemu karbohidrat mungkin nasi kalau menurut keterbatasan pengetahuan saya tidak melihat ada yang bermasalah di situ,” sambungnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai tambahan informasi, anda yang suka telur jangan khawatir. Sebab tetap bisa sehat asalkan tidak digoreng. 

Sehubungan dengan makanan yang digoreng, dr Zaidul dikutip dari YouTube doktermuslim, pernah menjelaskan kalau ada efek yang bisa bisa mengganggu kesehatan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT