News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Lagi Salahkan Anak saat Tantrum, dr Aisah Dahlan Ajak Orang Tua Penuhi 5 Baterai Kasih Sayang Diisi Setiap...

Dengan begitu, ini dikaitkan dengan peran orang tua dalam membesarkan anak. Bukan hanya fokus pada pemenuhan keinginan anak semata kata dr Aisah Dahlan. Simak..
Senin, 30 Desember 2024 - 15:03 WIB
Jangan Lagi Salahkan Anak saat Tantrum, dr Aisah Dahlan Ajak Orang Tua Penuhi 5 Baterai Kasih Sayang Diisi Setiap...
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

Jakarta, tvOnenews.com-- Ketika anak mengalami tantrum umumnya orang tua akan memarahi dan memukul. Namun hal ini diluruskan dr Aisah Dahlan sebagai Praktisi Neuroparenting kalau itu ada penyebabnya.

Dalam penjelasannya, dr Aisah Dahlan menyampaikan setiap anak memiliki ciri khasnya masing-masing. Hal ini dikaitkan dengan kelebihan atau kekurangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

dr Aisah Dahlan
dr Aisah Dahlan
Sumber :
  • Istimewa

 

 

Dengan begitu, ini dikaitkan dengan peran orang tua dalam membesarkan anak. Bukan hanya fokus pada pemenuhan keinginan anak semata kata dr Aisah Dahlan.

Ternyata pemenuhan hak anak disesuaikan berdasarkan kebutuhannya, khususnya anak usia di bawah 5 tahun. Baiknya penuhi setiap hari.

"Memang di bawah usia 5 tahun, ada 5 baterai kasih sayang ini wajib kita isi (kalau bisa) walaupun tidak diberikan 24 jam," ucap dr Aisah Dahlan dalam YouTube Nikita Willy Official, Senin (30/12).

"Apa sih baterai 5 baterai setiap manusia atau setiap anak yang dia bawa yaitu: ada baterai pujian, baterai pelukan, baterai waktu berkualitas, baterai pelayanan dan baterai hadiah," jelasnya.

Dokter Aisah pun menjelaskan 5 baterai kasih sayang pada anak, itu umum disebut love language atau bahasa cinta atau kasih. 

Sehingga orang tua dituntut haru paham, setiap anak memiliki perbedaan kebutuhan ini. Khusus untuk anak usia di bawah 5 tahun, maka penuhi 5 (kelima) baterai kasih sayang tersebut.

Apabila tidak, efeknya pun beragam, seperti anak tantrum. Dengan perilaku suka marah, teriak ataupun mencari perhatian. 

"Si balita ini kalau orang tuanya kurang melakukan ini akan buat anak tantrum jadinya. Sehingga dia membentuk secara cepat butuh itu, makanya dia teriak atau bentur kepala, artinya itu baterai sentuhan kurang," ungkap dr Aisah akrab disapa Ustazah juga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau teriak maka baterai pujian kurang diisi, mungkin belum diisi beberapa Minggu jadi bukan bulanan loh, setiap hari harus dilakukan, atau pelit si anak ke orang lain, artinya baterai hadiahnya kurang," pesannya.

Kendatinya, dr Aisah Dahlan mengingatkan kepada orang tua pentingnya bahasa kasih untuk anak. Yang tanpa sadar berhubungan dengan perilaku anak. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT