News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Baik Tayamum Atau Wudhu Pakai Botol Spray? Buya Yahya Ingatan Bahwa…

Dalam kondisi tertentu kadang air yang mengalir sulit didapatkan. Maka jika disarankan untuk Tayammum. Akan tetapi kadang ada yang memilih dengan menyemprotkan air dari botol spray. Jika cara ini yang dipilih, apakah wudhunya akan sah? Berikut pandangan Buya Yahya.
Sabtu, 28 Desember 2024 - 23:54 WIB
Buya Yahya, Pendakwah
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Wudhu adalah penyucian diri yang dilakukan oleh umat Muslim sebelum melaksanakan ibadah yang mewajibkan kondisi suci.

Dalam Syariat Islam, wudhu merupakan bagian penting karena bertujuan untuk membersihkan tubuh secara lahir dan batin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dalam kondisi tertentu kadang air yang mengalir sulit didapatkan. Maka jika kondisi itu seorang Muslim disarankan untuk Tayammum.

Akan tetapi kadang ada yang memilih dengan menyemprotkan air dari botol spray. Jika cara ini yang dipilih, apakah wudhunya akan sah?

Berikut penjelasan yang diberikan Buya Yahya dalam salah satu ceramahnya, dirangkum tvOnenews.com pada Sabtu (28/12/2024) dari kanal Al-Bahjah TV.

“Berwudhu dengan menyemprot tidak karena semprot bukan basuhan jadi harus namanya membasuh itu harus terbukti,” ujar Buya Yahya.

“Tapi semprotan yang terus-menerus diletakkan di telapak lalu terjadi genangan maka boleh dipakai wudhu,” sambungnya.

Buya Yahya menegaskan, secara fikih yang paling dasar, alat untuk berwudhu adalah air.

“Air itu di antara bar embun, embun pakai wudhu enggak bisa waktu embun masih berterbangan,” tandas Buya Yahya.

Namun jika embun itu sudah menggenang maka kata Buya Yahya baru boleh dibuat wudhu.

“Tapi kalau embun sudah tercampur oleh daun keladi atau apa menggenang begitu baru dipakai wudhu,” ujarnya.

“Es waktu jadi batu enggak bisa karena masih membatu ditunggu cair dulu gitu,” sambungnya.

Maka Buya Yahya menegaskan, untuk memastikan apakah air itu bisa untuk wudhu adalah genangan.

“Sehingga untuk untuk membuktikan makna basuhan itu harus terjadi genangan,” ujarnya.

“Menggenang biarpun hanya di tangan begini bisa digunakan untuk basuh,” sambungnya.

Jika sudah menggenang maka air itu tinggal diratakan di bagian yang harus dibasuh.

“Tinggal setelah itu jangan dilepas tinggal diratakan setelah dibasuh,” ujar Buya Yahya.

Maka jika memang menggunakan semprotan, Buya Yahya menyarankan agar air tergenang dulu baru digunakan untuk wudhu.

“Nah kemudian ini yang pertama harus ada. Mungkin kalau kita semprot di tangan terus-terusan hingga air suci mensucikan itu sampai terjadi genangan boleh baru setelah itu di dibasuh,” ujar Buya Yahya.

“Membasuh wajah, tangan, adapun kepala bisa diusap saja cukup dikasih bebasahan di tangan kemudian diusap sah kalau kepala,” sambungnya.

Buya Yahya mengingatkan bahwa Mazhab Imam Syafi’i menggosok tidaklah wajib.

“Di dalam mazhab kita Imam Syafi'i menggosok tidak menjadi sebuah kewajiban tapi sunnah,” tandas Buya Yahya.

“Asalkan Anda menduga tangan yang Anda celupkan ke air Itu air sudah Anda duga sampai ke kulit Anda sudah cukup,” sambungnya.

Buya Yahya menjelaskan bahwa yang mewajibkan menggosok adalah mazhab Maliki.

“Kecuali Anda ikut mazhab Malik yang mengatakan adalq atau menggosok adalah wajib,” ujarnya.

“Asalkan Anda menduga air sudah sampai ke seluruh bagian yang harus dibasuh itu sah,” sambungnya.

Kecuali jika tidak digosok air tidak akan sampai maka kata Buya Yahya wajib digosok.

“Sebab dalam mazhab kita Imam Syafi'i menggosok itu sunnah dan menggosok akan wajib kalau kita menduga air tidak akan sampai jika tidak digosok,” jelas Buya Yahya.

“Jika anda sudah menduga dengan tanpa digosok sudah sampai sudah sah,” sambung BUya Yahya.

Itulah penjelasan Buya Yahya tentang wudhu menggunakan botol spray atau semprotan.

 

Wallahu’alam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA membuka peluang empat pemain keturunan memperkuat Timnas Indonesia saat lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026, mereka bisa jadi senjata baru skuad Garuda.
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman siapkan nama baru, namun ada dua pemain skuad Garuda yang dipastikan absen.
Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT