News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Ini Penyebab Sunhaji Pilih Jadi Penjual Es Teh Keliling di Acara Pengajian Gus Miftah

Ternyata ini penyebab Sunhaji (38) jadi penjual es teh di acara pengajian seperti yang digelar saat Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) jadi penceramah.
Rabu, 4 Desember 2024 - 19:40 WIB
Gus Miftah Minta Maaf ke Sunhaji, Penjual Es Teh yang Diledek dalam Pengajian yang Dipimpinnya, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (12/4/2024)
Sumber :
  • tim tvOnenews/Edi Suryana

tvOnenews.com - Rumah Sunhaji (38) penjual es teh di Magelang mendadak ramai dikunjungi oleh warga usai usai dirinya jadi bahan guyonan Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah.

Dalam video viral itu, Gus Miftah yang sedang menjadi pembicara dan kemudian melihat ada penjual es teh yang lewat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Es tehmu iseh akeh ora? (Es tehmu masih banyak enggak?) Masih? Yo kono didol goblok (Ya sana jual g*blok). Dolen disik nek rung payu takdir (Dijual dulu, kalau belum laku berarti takdir)," kata Gus Miftah.

Video itu sontak ramai dikecam Netizen dan beberapa tokoh.

Pasalnya, selain mengeluarkan kata yang tidak pantas, Gus MIftah tertawa terbahak-bahak usai melontarkan perkataan tersebut.

Sementara penjual es teh itu tampak hanya terdiam dan tersenyum kecil. 

Ternyata, Sunhaji baru berjualan es teh sejak 1 tahun terakhir.

“Jual es teh 1 tahun,” ujar Sunhaji saat ditemui oleh tim tvOnenews.com  pada Rabu (4/12/2024) di rumahnya yang berada di Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Sunhaji ternyata terpaksa berjualan es teh karena tangannya tidak bisa digunakan untuk mengangkat yang berat-berat.

“Tangan cedera, jadi tidak kuat angkat berat,” ujarnya.

Sementara, setelah guyonan yang akhirnya viral itu, Gus Miftah langsung mendatangi rumah Sunhaji.

Dalam video yang diambil oleh tim tvOne, Gus Miftah tampak duduk bersama penjual es teh Sunhaji dan merangkulnya. 

Gus Miftah kemudian meminta maaf langsung kepada Sunhaji dan menyampaikan bahwa ia hanya bermaksud bercanda.

"Yang saat itu niatnya guyon tapi disalahpresepsikan, tapi apapun itu aku minta maaf sama Kang Sunhaji,” ujar Gus Miftah.

Setelah guyonan yang berujung viral itu, Gus Miftah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas ucapannya kepada Sunhaji, penjual es teh keliling yang saat itu di pengajiannya.

"Dengan kerendahan hati, saya minta maaf atas kekhilafan saya. Saya memang sering bercanda dengan siapa pun, maka atas candaan kepada yang bersangkutan, saya akan meminta maaf secara langsung," ujar Gus Miftah dalam sebuah video klarifikasi yang dilihat oleh tvOnenews.com.

Dalam video itu, Gus Miftah mengaku guyonannya saat itu memang tidak pantas dan berlebihan.

“Saya menyadari candaan saya kali ini menimbulkan kegaduhan, dan mungkin dianggap berlebihan oleh masyarakat,” tandas Gus Miftah.

Gus Miftah kemudian mengaku Istana, tepatnya Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Inf Teddy Indra Wijaya telah memberikannya teguran atas guyonan dalam video viral tersebut.

"Saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab, untuk lebih berhati-hati menyampaikan pendapat dan pidato di depan masyarakat umum," kata Gus Miftah.

Terlebih saat ini selain Penceramah, Gus Miftah telah diberikan tugas oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Setelah Gus Miftah langsung minta maaf ke Sunhaji dengan mendatangi rumahnya pada Rabu (4/12/2024) malam.

Sunhaji mengaku semua sudah selesai dan ia tetap akan jualan es teh.

“Saya sudah maaf memaafkan, saya dan Abah sudah saling memaafkan,” ujar Sunhaji.

“Sekarang sudah tidak ada apa apa,” sambung Sunhaji.

Sunhaji kemudian mengatakan bahwa Gus Miftah akan mengadakan pengajian di daerah rumahnya pada 17 Desember 2024 mendatang.

“Mau ngaji di tempat ini kalau gak salah tanggal 17,” kata Sunhaji.

Sunhaji mengaku tidak menyangka dirinya akan viral seperti ini. Ia pun baru tahu tentang ini setelah banyak warga yang mendatangi rumahnya tadi malam.

“Saya tidak tahu akan ada kejadian ini. Saya tahu tadi malam di rumah sudah banyak orang. Saya tidak paham kenapa jadi viral, saya tidak sangka,” kata Sunhaji.

Sementara ketika ditanya perihal video shalawatan, Sunhaji mengaku itu adalah hal biasa yang terjadi dan ia tidak menganggap sesuatu yang serius.

“Saat video viral itu acara shalawatan. Pas kejadian saya sedikit tersinggung tapi sudah biasa,” kata Sunhaji.

Setelah diolok-olok oleh Gus Miftah, ia kemudian lanjut jualan dan sebanyak tujuh gelas laku pada malam itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Setelah diguyon tetap lanjut cari sangu, Alhamdulillah banyak memang tidak habis karena pengunjung gak banyak dan hujan,” kata Sunhaji.

“Saya bawa pulang Rp 35 ribu,” sambung Sunhaji. (esa/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT