News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soekarno, Soeharto Hingga Jenderal Soedirman Lahir dari Muhammadiyah, Prabowo: Itu Peran Strategis!

Organisasi Islam, Muhammadiyah, dianggap berhasil dalam melahirkan para pemimpin bangsa, mulai dari Presiden Soekarno hingga Jenderal Soedirman.
Rabu, 4 Desember 2024 - 16:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam agenda pembukaan Sidang Tanwir dan Milad Ke-112 Muhammadiyah
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com-Organisasi Islam, Muhammadiyah, dianggap berhasil dalam melahirkan para pemimpin bangsa, mulai dari Presiden Soekarno hingga Jenderal Soedirman. Presiden Prabowo menyampaikan pujian itu saat berpidato dalam agenda pembukaan Sidang Tanwir dan Milad Ke-112 Muhammadiyah yang digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu."Itu pengaruh Muhammadiyah juga selain dakwah. Muhammadiyah juga menanamkan patriotisme, semangat, cinta tanah air, dan melahirkan pemimpin-pemimpin yang luar biasa," katanya.

Banyak sekali tokoh bangsa lahir dari rahim Muhammadiyah, termasuk Presiden Soeharto, yang merupakan lulusan SD dan SMP Muhammadiyah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Soekarno juga  pernah menjadi pengurus Muhammadiyah, serta Ibu Fatmawati yang juga keluarga dari pimpinan Muhammadiyah di Bengkulu.

Kepala Negara juga memberikan apresiasi tinggi kepada Muhammadiyah atas kontribusinya dalam membangun bangsa, khususnya melalui pendidikan, kesehatan, dan pembentukan karakter bangsa.

Ia menyebut Muhammadiyah sebagai organisasi yang konsisten melahirkan tokoh-tokoh besar yang telah memimpin Indonesia.

tvonenews

“Muhammadiyah tidak hanya aktif dalam dakwah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pendidikan dan kesehatan," katanya.

Prabowo menyoroti bagaimana Jenderal Soedirman, meskipun tidak memiliki latar belakang militer formal, mampu memimpin perang kemerdekaan dengan gagasan dan strategi yang brilian.

Hal ini, menurut dia, menunjukkan kemampuan Muhammadiyah dalam membentuk individu dengan moral, patriotisme, dan cinta tanah air yang kuat.

Ia juga menyinggung keberadaan Muhammadiyah di berbagai lini kehidupan bangsa, mulai dari pendidikan hingga pengaruhnya di tingkat internasional.

"Muhammadiyah kalau tidak salah hitungan terakhir memiliki 167 perguruan tinggi, 126 rumah sakit, 231 klinik, 5.345 sekolah dan madrasah, 440 pesantren dan jaringan organisasi yang luas di dalam dan di luar negeri," katanya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahkan, Muhammadiyah baru saja mengakuisisi gedung di Madrid untuk diubah menjadi masjid besar, kata Prabowo menambahkan.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, serta jajaran pejabat dan tokoh nasional.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT