News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Boleh atau Tidak Mandi Junub di Hotel? Gus Baha Jelaskan Hukumnya dari Perbandingan Mazhab...

Gus Baha menguraikan beberapa mazhab sebagai bentuk perbandingan hukum mandi junub di hotel sejak ada yang berpendapat tidak sah karena ada beberapa tanda ini.
Senin, 2 Desember 2024 - 22:35 WIB
Gus Baha jelaskan beberapa mazhab soal hukum mandi junub di hotel
Sumber :
  • Instagram/@kajian.gusbaha

tvOnenews.com - Ulama ternama di Indonesia, Gus Baha menguraikan hukum mandi junub saat menginap di hotel.

Gus Baha mendapat berbagai pendapat bahwa mandi junub di hotel tidak sah. Meski beberapa orang berasumsi masih boleh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal kata Gus Baha, mandi junub di hotel akan mendapatkan air bersih di kamar mandi yang telah diolah oleh pihak pengelolanya.

Namun begitu, Gus Baha menyatakan tidak ada keabsahan mandi junub di hotel. Meski bisa menjadi sah jika mengetahui ilmunya dijelaskan dalam beberapa mazhab.

"Waanzalna minassamaai maan thohuro," ungkap Gus Bbaha dikutip dari kanal YouTube Santri Official, Senin (2/12/2024).

Ilustrasi kondisi kamar mandi untuk kebutuhan mandi junub di hotel
Ilustrasi kondisi kamar mandi untuk kebutuhan mandi junub di hotel
Sumber :
  • Istockphoto

 

Mandi junub menjadi arti dari nama lain mandi wajib. Kegiatan ini merupakan sebagai bentuk ritual menyucikan diri.

Mandi junub berguna agar seorang mukmin terhindar dan membersihkan hadats besar yang menempel pada tubuhnya.

Kebanyakan orang mandi junub setelah mengeluarkan air mani, berhubungan intim di mana bertemunya alat vital laki-laki dan perempuan.

Selain itu, penyebab mandi junub juga seperti darah haid dan nifas terutama pada perempuan telah berhenti.

Mandi junub menjadi salah satu kegiatan yang wajib dilakukan sebelum mengisi amalan dan ibadah.

Jika seorang mukmin sedang mengalami hadats besar tidak berjunub, maka tak boleh mengerjakan shalat, membaca Al Quran, itikaf di masjid, tawaf, bahkan tak bisa menyentuh mushaf.

Meski begitu, ada beberapa hal menjadi perhatian sebelum memulai mandi junub, seperti tata cara dalam pelaksanaannya agar tetap sah.

Dalam hadits riwayat dari Aisyah Radhiyallahu 'Anha menjelaskan tata cara mandi junub dilakukan oleh suaminya, Rasulullah SAW, seperti ini bunyinya:

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - أَنَّ النَّبِىَّ - صلى الله عليه وسلم - كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِى الْمَاءِ ، فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ

Artinya: "Bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya. Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya." (HR. Bukhari & Muslim)

Namun demikian, Gus Baha mengingatkan mandi junub tidak selalu sah jika mengalami kekeliruan. Salah satunya menyucikan diri di hotel.

Sebagai pendakwah asal Rembang, ia menerangkan tentang air sebagaimana bentuk kebutuhan dalam menyucikan diri.

"Air itu menyucikan atas permasalahan fikih kedua yang akan saya jelaskan," kata dia.

Dalam Ayat Suci Al Quran menjadi kutipannya di atas sebagai acuan ada makna kandungan atau tafsir di dalamnya.

Muridnya almarhum Mbah Moen itu mengulas berbagai kata memiliki makna kandungan dalam Ayat Suci Al Quran dijelaskan olehnya di atas.

Ia pun menguraikannya melalui perbandingan antara Mazhab Imam Syafi'i dengan lainnya terkait tafsir dalam ayat suci tersebut.

"Thohur itu sifat mubalaghoh, menurut mazhab selain Syafi'i," tuturnya.

"Biar saya terangkan, kalau orang biasa terima kasih dalam bahasa Arab disebut Syakir, kalau terlalu banyak berterima kasih disebut apa Syakur, kalau kadang memaafkan disebut Ghofir (orang yang memaafkan), kalau sering memaafkan disebut Ghofur," sambung dia menjelaskan.

"Jadi dalam disiplin lughot, kalau wazan fa'ul itu berarti menunjukkan berulang-ulang," tambahnya lagi.

"Sehingga mazhab selain Syafi'i mengatakan air satu gayung yang dipakai wudhu setelah itu mustakmal dan dipakai lagi itu boleh," lanjut dia menuturkan.

tvonenews

Ia menyebutkan ada kandungan makna yang dilakukan berkali-kali dalam mubalaghoh.

"Alasannya faul itu mubalaghoh. Jadi sesuatu yang berulang-ulang," imbuhnya.

"Makanya dalam mazhab selain Syafii asalkan air suci menyucikan dipakai berkali-kali pun tetap suci, tidak ada mustakmal," sambung dia lagi.

Ini berkaitan terhadap keabsahan penggunaan air dan alat kebutuhan mandi di hotel. Perbandingan mazhab tersebut sebagai bentuk perbedaan hukum sah atau tidaknya berjunub.

"Bak kamar mandinya kan kecil, pernah nginap di hotel gak? Terus kalau kita junub, pakai gayung air cipratannya masuk, kalau enggak intiqol mazhab pusing kan kita, iya kan?," tanya dia kepada jemaahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi intiqol aja pada yang mengatakan air itu suci," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT