Hingga Menagis, Mbah Moen Berikan Pesan Ini Kepada Seluruh Muslim, Katanya…
- Ponpes Al Anwar
tvOnenews.com - Almarhum KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen adalah Ulama Nusantara yang hingga kini masih dirindukan sosoknya oleh seluruh Muslim di Indonesia, terutama kaum Nahdliyin.
Ulama yang menjadi tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU) ini memang memiliki kharisma tersendiri.
Bahkan ustaz muda yang kini terkenal pun, Adi Hidayat pernah mengaku mencium wangi ketika berada di makam Mbah Moen.
“Wangi,” kata Ustaz Adi Hidayat, dalam ceramahnya.
![]()
Jemaah Haji 2024 yang sedang Ziarah ke Makam Mbah Moen (Sumber: MCH 2024)
Hingga Ustaz Adi Hidayat bertanya kepada semua adakah yang menggunakan parfum saat itu.
Tak hanya itu, bahkan ketika Pemerintah Arab Saudi akan membongkar makam Mbah Moen, ditemukan kondisi jenazah yang masih utuh.
Oleh karenanya, makam Mbah Moen hingga kini masih berada di Pemakaman Ma’la, Makkah, dekat dengan makam Siti Khadijah RA.
Mbah Moen memang telah wafat pada 2019 lalu. Namun hingga kini banyak umat Muslim masih mengenangnya dan menjalankan amalan yang telah diajarkannya selagi hidup.
Semasa hidup tentu sudah tak terhitung amalan dan ajaran tentang hidup apa yang sudah diajarkan oleh Mbah Moen.
Dalam salah satu video yang diunggah di YouTube SentraSantri, Mbah Moen mengingatkan seluruh Muslim akan pesan kehidupannya.
Bahkan saat memberikan pesan itu, Mbah Moen sampai menangis.
Hal ini tentu dilakukannya karena dirinya teramat sayang dengan para Muslim terutama santri-santrinya.
Pesan cinta apakah yang diberikan oleh Mbah Moen hingga menangis?
Pesan cinta itu adalah bahwa apa yang terjadi di dunia kembalikanlah ke Allah.
“Saya kembalikan ke Allah,” ujar Mbah Moen dalam video itu.
“Tidak ada bedanya. karena semua karena Allah SWT,” sambung Mbah Moen.
Jika memang dalam hidup diberikan kaya maka seharusnya seorang Muslim ingat bahwa itu karena Allah SWT.
“Kamu diberi kaya Alhamdulillah,” ujar Mbah Moen.
Maka jika kaya, Mbah Moen mengingatkan untuk jangan pernah sombong.
Kemudian jika Allah menakdirkan sebaliknya atau miskin, juga diberi pesan oleh Mbah Moen agar tidak mengeluh.
“Ditakdir fakir yang jangan mengeluh ya sabar,” pesan Mbah Moen.
“Karena semua karena Allah SWT,” sambung Mbah Moen.
Hal ini sebagaimana rukun iman ke-6, yaitu beriman kepada qada dan qadar Allah.
Beriman kepada takdir berarti meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta, baik itu kebaikan maupun keburukan, telah ditetapkan oleh Allah SWT.
Berikut adalah dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadis yang menjelaskan tentang takdir.
Beriman kepada Takdir adalah Bagian dari Iman
Rasulullah SAW bersabda,
"Iman itu adalah engkau beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari akhir, dan engkau beriman kepada takdir baik dan buruknya." (HR. Muslim, no. 8)
Segala Sesuatu yang Terjadi Telah Menjadi Ketetapan Allah SWT
Rasulullah SAW bersabda:
"Allah telah menetapkan takdir seluruh makhluk 50.000 tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi." (HR. Muslim, no. 2653)
Semua yang Terjadi Tidak Mungkin di Luar Kehendak Allah SWT
Rasulullah SAW bersabda,
"Ketahuilah, bahwa jika seluruh umat berkumpul untuk memberikan suatu manfaat kepadamu, mereka tidak akan mampu melakukannya kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan untukmu. Dan jika mereka berkumpul untuk menimpakan suatu bahaya kepadamu, mereka tidak akan mampu melakukannya kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu." (HR. Tirmidzi, no. 2516)
Kemudian Mbah Moen mengatakan, tidak mungkin orang miskin tidak bisa dapat rizki.
“Fakir kok gak makan? ya gak tidak begitu maksudnya,” ujar Mbah Moen.
Mbah Moen kemudian membacakan satu ayat yang dikenal dengan ayat seribu dinar.
Ayat tersebut adalah Surat At Talaq ayat 2-3. Berikut bacaannya.
وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ
Artinya: Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu. (QS. At Talaq 2-3).
Adapun tafsir dari Surat At Talaq ayat 2-3 yang disebut dengan ayat seribu dinar itu adalah bahwa itulah diharapkan menjadi pelajaran bagi orang yang beriman kepada Allah di hari akhirat.
Orang yang bertakwa kepada Allah, dan patuh menaati peraturan-peraturan yang telah ditetapkan-Nya, niscaya Ia akan menunjukkan baginya jalan keluar dari kesulitan yang dihadapinya.
Tafsir Surat At Talaq ayat 2-3 tersebut dilansir dari Qur’an Kemenag.
Semoga bermanfaat dan kita semua dapat selalu mengingat pesan cinta dari Mbah Moen tersebut.
Bahwa bagaimanapun kehidupan kita di dunia haruslah disyukuri, selama kita bertakwa kepada Allah SWT, pasti akan ada jalan keluar.
Wallahu’alam bishawab
Load more