Berdosakah Penuhi Tugas Pekerjaan di Pelosok sampai Tak Pernah Shalat Jumat? Justru Buya Yahya Bilang kalau itu...
- Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV
tvOnenews.com - Pengasuh LPD Al Bahjah, KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menguraikan hukum shalat Jumat bagi orang yang mendapat tugas negara harus memenuhi pekerjaan setiap hari.
Buya Yahya memahami pria mukmin rela meninggalkan shalat Jumat disebabkan pekerjaan sangat menumpuk saat mendapat tugas di daerah pelosok.
Hampir rata-rata bagi orang yang bekerja di pelosok, kata Buya Yahya, tidak sempat mengerjakan shalat Jumat. Apalagi jika mendapat daerah jarang ditemukannya masjid.
Buya Yahya menguraikan secara detail hukum shalat Jumat tidak pernah dipenuhi bagi pria Muslim akibat pekerjaan setelah mendapat pertanyaan dari salah satu jemaahnya.
"Saya ingin bertanya, bagaimana hukumnya tidak shalat Jumat satu tahun lebih karena posisi dalam satgas keamanan di Papua?," tanya salah satu jemaah kepada Buya Yahya disadur dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, Jumat (29/11/2024).
- Istockphoto
Orang yang bekerja di Papua sebagai salah satu daerah jarang ada masjid. Bahkan harus menempuh perjalanan jauh untuk beribadah shalat Jumat di sana.
Perihal pekerjaan yang menumpuk karena di daerah pelosok, Buya Yahya menguraikan hakikat ilmu tentang shalat Jumat menjadi faktor penting bagi pria Muslim.
Ia juga melihat ada kerinduan dari jemaah itu yang pernah bekerja di daerah Papua untuk mengerjakan shalat Jumat.
Namun begitu, ia menganggap bahwa jemaah itu masuk dalam orang yang beriman karena sangat rindu beribadah kepada Allah SWT sebagaimana memenuhi kewajibannya di hari Jumat.
"Akan tapi kerinduan kepada Allah harus dibekali dengan ilmu, bukan berarti beliau tidak tahu, tapi barang kali beliau belum tahu," kata dia.
Bahwasanya shalat Jumat menjadi salah satu ibadah yang wajib untuk dipenuhi oleh kalangan pria Muslim. Terutama bagi yang sudah baligh bersifat tetap dan tidak boleh ditinggalkan setiap hari Jumat.
Shalat Jumat mempunyai keutamaan sangat dahsyat, antara lain memperkuat keimanan dan ketakwaan, menghapus segala dosa yang pernah dilakukan sebelumnya, serta memperoleh pahala besar.
Load more