GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Mualaf Minta Dikremasi saat Meninggal Dunia, Memangnya Boleh? Ternyata Buya Yahya Jawab Tegas Hukumnya…

Seorang mualaf sebelum meninggal dunia minta tidak dishalatkan tapi justru dikremasi, bolehkah dalam Islam? Buya Yahya berikan penjelasannya. Bagi umat Islam...
Kamis, 28 November 2024 - 17:10 WIB
Buya Yahya jelaskan hukum jenazah mualaf bila dikremasi
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com - Seorang mualaf sebelum meninggal dunia minta tidak dishalatkan tapi justru dikremasi, bolehkah dalam Islam? Buya Yahya berikan penjelasannya.

Setiap orang yang hidup didunia pasti akan menghadapi kematian. Bagi umat Islam, terdapat aturan serta tata cara dalam mengurusi jenazah sesuai dengan syariat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, bagaimana bila seorang mualaf punya permintaan untuk dikremasi bila kelak ia meninggal dunia? 

Dalam satu kajiannya, Buya Yahya menjelaskan permintaan untuk mengurus jenazah bila tidak sesuai dengan syariat Islam.

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, seseorang yang telah memeluk agama Islam dan tidak terbukti keluar dari Iman atau murtad, maka dirinya adalah seorang muslim.

“Kalau ada seorang muslim yang meninggal, maka wajib bagi kita yang hidup, bukan dia (yang meninggal), baik dia mau dikubur, dibakar, dikremasi itu sudah bukan urusan yang meninggal dunia,” ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

Buya Yahya
Buya Yahya. (Ist)

Buya Yahya mengatakan bahwa seseorang yang memiliki iman meninggal dunia, maka dirinya termasuk orang yang akan selamat.

“Jadi urusan memandikan, mengurus jenazah itu kewajiban bagi kita yang hidup wahai hamba Allah,” terang Buya Yahya.

“Dan jangan katakan, ‘Kasihan’ ia dikremasi. Dia (orang yang meninggal) nggak ada urusan, itu kewajiban kita. Kasihan dia dibakar,” sambungnya.

Ketika seseorang meninggal dunia, maka proses mengurus jenazah menjadi kewajiban bagi orang-orang yang masih hidup. 

Menurut Buya Yahya, orang yang sudah meninggal tidak ada urusan lagi dalam pengurusan jenazah, apakah di kremasi, di kubur atau yang lainnya.

Jenazah yang memiliki iman maka seharusnya dikubur sesuai dengan syariat Islam.

“Nggak ada urusan, dia sudah meninggal dunia. Dan InsyaAllah dia meninggal dalam keadaan membawa iman,” katanya.

Bila terdapat permintaan dari orang tersebut saat sebelum meninggal, tidak perlu dituruti jika permintaan tersebut tidak sesuai dengan syariat Islam.

“Kalau permintaannya sebelum masuk Islam, jelas nggak usah dituruti. Atau setelah masuk Islam mungkin belum mengerti setelah meninggal dunia bagaimana caranya,” jelas Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena itu termasuk wasiat yang salah,” tegasnya.

Kemudian, jika permintaan tersebut masih dilakukan, artinya belum melaksanakan kewajiban Fardhu Kifayah dalam mengurus jenazah yang hukumnya dosa. (udn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT