GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Silvio Escobar, Pemain Naturalisasi yang Tak Pernah Bela Timnas Indonesia Putuskan Mualaf Meski Sempat Takut Sunat

Mantan pemain Persija Jakarta dan Persela, Silvio Escobar masuk daftar pemain naturalisasi tidak dilirik Timnas Indonesia yang memiliki perjalanan kisah mualaf.
Jumat, 8 November 2024 - 23:39 WIB
Penyerang naturalisasi yang tidak pernah perkuat Timnas Indonesia, Silvio Escobar saat tekan kontrak di Persija Jakarta
Sumber :
  • Persija Jakarta

tvOnenews.com - Mantan penyerang Persija Jakarta dan Persela Lamongan, Silvio Escobar mengisahkan perjalanan karier dan mualaf. Statusnya masuk daftar pemain naturalisasi tidak pernah dilirik untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Meski tidak pernah mendapat panggilan di Timnas Indonesia, kiprah Silvio Escobar bermain di Tanah Air cukup menarik. Bahkan memutuskan mualaf saat berkarier di sejumlah klub Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awal mula karier Silvio Escobar berkiprah di Indonesia sejak 2014 silam. Kala itu bermain untuk Persepam Madura saat merumput pertama kali di Tanah Air.

Berdasarkan data Transfermarkt, ia memperkuat Persepam Madura sejak 1 Januari 2014 dari Fernando de la Mora asal Paraguay.

Pada 2015, Silvio Escobar akhirnya berlabuh menuju PSM Makassar. Namun, kiprahnya hanya satu musim bersama Juku Eja.

tvonenews

Selama setengah tahun pada 2016, ia belum berstatus sebagai pemain di klub mana pun. Setelah itu, ia bermain di Perseru Serui pada 2017.

Pada 2019, ia menjadi pemain Badak Lampung FC sebelum unjuk gigi bersama Persija Jakarta.

Saat kepindahannya untuk berseragam Macan Kemayoran, ia berstatus sebagai pemain bebas transfer. Sayangnya lagi-lagi hanya bermain satu musim hingga berpindah ke PSIS Semarang.

Di PSIS Semarang, ia hanya berstatus pemain pinjaman sebelum kembali ditarik oleh Persija Jakarta sampai kontraknya berakhir pada September 2019.

Setelah itu, ia bermain di Mitra Kukar sejak tidak berkostum Macan Kemayoran. Lagi-lagi tak berselang lama harus berlabuh ke tim lain, yakni, PS Tira-Kabo yang kini berubah menjadi Persikabo 1973.

Adapun tim lainnya selama berada di Indonesia, yakni ada PSMS Medan, Persiraja Banda Aceh, Madura United, Semen Padang, dan Persela Lamongan.

Silvio Escobar saat berkiprah di Persela Lamongan
Silvio Escobar saat berkiprah di Persela Lamongan
Sumber :
  • Instagram/@perselafc

 

Persela Lamongan menjadi tim terakhir kiprahnya bermain di klub langganan yang pernah berkutat pada kompetisi Liga 1.

Kini, mantan juru gedor Persija Jakarta itu menyandang sebagai pemain di Dejan FC yang berlaga pada kompetisi Liga 2 Indonesia.

Sebagai pemain asal Uruguay, ia telah berpindah kewarganegaraan pasca pengambilan sumpah Warga Negara Indonesia (WNI) pada 2020 lalu.

Soal Timnas Indonesia, pemain berposisi penyerang itu tidak terlalu memikirkan bisa membela Garuda. Meski, ada harapan mendapat panggilan dari PSSI.

Kiprahnya yang hampir 10 tahun berada di Indonesia memiliki kisah menarik tertuju pada sisi spiritual hidupnya. Ia memutuskan sebagai penganut agama Islam saat bermain di Tanah Air.

Dilansir dari kanal YouTube Sport77 Official, Jumat (8/11/2024), Silvio Escobar menceritakan secara detail proses mualaf dan perpindahan statusnya sebagai WNI baru-baru ini.

Perihal WNI, Escobar mengaku peran istri, Merry Marsita Escobar yang membuatnya ingin menyandang status WNI. Tujuannya tidak lain menginginkan sang kekasih selalu bahagia.

Saat Escobar menikah dengan Merry kebetulan telah berstatus sebagai pemeluk agama Islam. Ini menjadi salah satu syarat agar proses ijab kabulnya sah.

Namun demikian, Escobar menerangkan awal mula mengenal agama Islam saat pertama kali merumput di Indonesia. Hatinya mulai terbuka ketika menjadi skuad Persepam Madura pada 2014 silam.

"Tahun 2014 ada asisten pelatih di Persepam ajak saya untuk masuk Islam karena saya tanya. Saya lihat teman-teman saya sabar, santai," ungkap Silvio Escobar kepada Sport77 Official.

Perihal pernikahannya dengan Merry yang telah berstatus Islam tidak menjadi halangan baginya mendapat persetujuan dari keluarga. Pasalnya, sanak saudara dan keluarganya berada di Paraguay, negaral asal kelahirannya.

Keluarganya sangat mendukung Escobar untuk bahagia dan menentukan pilihannya sendiri. Apalagi, ia harus membentuk keluarga kecil bersama Merry.

Setelah dukungan dari keluarganya, Escobar menceritakan suatu kisah lucu soal mualaf. Kebetulan dahulu masih belum fasih berbahasa Indonesia.

Dalam suatu kesempatan, Escobar mendapat informasi bahwa akan menjalani prosesi sunat. Sebagaimana ini menjadi tanda agar seorang mukmin menjaga kebersihan dan kesucian hingga menerapkan sunnah Rasulullah SAW.

Informasi sunat ini membuatnya sangat takut untuk berpindah keyakinan ke agama Islam. Ia berpikir alat kelaminnya akan dieksekusi secara keseluruhan.

"Tapi mungkin karena bahasa saya juga kurang bagus, mungkin saya salah paham, karena harus potong. Takut saya, jadi tahun 2014 tidak jadi," jelasnya.

Escobar kebetulan telah berada di Jakarta pada 2015. Ia pun langsung mengorek informasi secara detail kepada temannya yang pernah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Berkat temannya, kata Escobar, tidak meragukan tentang sunat. Rekannya mengatakan hanya bagian kulit yang akan dipotong oleh tim medis.

"Jumat pagi saya bangun, saya pun memutuskan sendiri jalan untuk sunat," tuturnya.

Proses sunat tersebut telah berlangsung di suatu klinik. Kebetulan tim medis yang menangani kebanyakan ditemani oleh suster. Momen itu selalu tersimpan dalam memorinya karena kedapatan kisah lucu.

"Saya datang di klinik, saya masuk. Semua suster di situ malu sekali. Tapi ya sudah masuk ya sudah. Terbuka saja," canda dia.

Meski demikian, kondisi tubuhnya mendadak turun drastis. Ia merasakan kesulitan untuk berjalan hingga harus menyesuaikan agar bisa kembali turun ke lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka (tim medis) bilang butuh 15 hari untuk sembuh, namun keringnya baru satu bulan. Apalagi belum laser," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT