News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Ngaku Sosok Religius, Wasit Ahmed Al Kaf yang Rugikan Timnas Indonesia Minta Perlindungan Buntut Dapat Pengancaman

Wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf yang memimpin laga Timnas Indonesia Vs Bahrain kembali pamer sebagai sosok religius. Ia sampai meminta perlindungan karena ini.
Selasa, 22 Oktober 2024 - 23:33 WIB
Wasit Ahmed Al Kaf yang memimpin laga Timnas Indonesia kontra Bahrain ketakutan sampai meminta perlindungan dari Allah SWT
Sumber :
  • Kolase AFC & PSSI

tvOnenews.com - Wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf masih terus mendapat ancaman dan cacian. Itu bermula dari Bahrain dianggap diberikan peluang menyamakan kedudukan skor atas Timnas Indonesia.

Sebagai sosok religius, Wasit Ahmed Al Kaf sebelumnya sampai buka suara rajin mengisi berbagai amalan di setiap pertandingan. Termasuk saat memimpin laga Timnas Indonesia dan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan Bahrain kontra Timnas Indonesia masih menjadi sorotan utama. Dugaan kecurangan Wasit Ahmed Al Kaf juga sampai terdengar di dunia hingga FIFA ikut turun tangan.

Dari keputusan Wasit Ahmed Al Kaf, laga Timnas Indonesia melawan Bahrain harus berakhir imbang dengan skor 2-2 di Stadion Nasional Bahrain.

Gelandang Bahrain, Mohammed Marhoon mencetak gol pada waktu kontroversial. Pasalnya, Wasit Ahmed Al Kaf tidak meniupkan peluit setelah melewati extra time ditentukan pada menit ke-90+6.

tvonenews

Sontak, keputusan Al Kaf pun langsung mendapat serangan bertubi-tubi baik dari kehidupan secara nyata hingga media sosialnya.

Kepada media asal Oman, Hala FM Radio, Ahmed Al Kaf mengatakan keputusan tersebut bagian tersulit. Ia mendapat jatah kesempatan memimpin pertandingan saat Garuda dijamu Bahrain.

"Anda berada di tengah kerumunan dan dalam pertandingan yang mungkin sulit dan menentukan nasib," kata Ahmed Al Kaf kepada Hala FM Radio dikutip, Selasa (22/10/2024).

Sebagai penganut agama Islam, wasit asal Oman itu menyampaikan tidak pernah meninggalkan sejumlah amalan, seperti Doa Nabi, membaca ayat suci Al Quran, serta zikir. Ia mengamalkannya di setiap pertandingan.

"Jadi saya berpesan kepada Anda untuk selalu berdoa dan dan membaca Al-Quran. Ini adalah hal-hal yang menantang diri Anda," ungkapnya.

Wasit kelahiran 6 Maret 1983 membeberkan dirinya selalu mengingat kisah dan sejarah para Nabi. Itu yang membuatnya mengisi berbagai amalan sebelum memulai pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya berlari di sebagian besar pertandingan dan saya menyebut doa-doa Nabi dan zikir di dalamnya," imbuhnya.

Setelah itu, ia tidak menampakkan keberadaannya pasca memberikan pernyataan tersebut. Namun, Al Kaf kembali muncul baru-baru ini akibat terus mendapat pengancaman.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT