News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Antonio Claudio? Mantan Bek Legenda Persija Jakarta Tak Malu Pernah Kisahkan Jadi Mualaf Berkat Klub ini

Eks bek legendaris Persija Jakarta, Antonio Claudio alias Coach Toyo pernah membagikan kisah memutuskan pindah agama Islam dikenal mualaf saat membela klub ini.
Minggu, 29 September 2024 - 18:08 WIB
Eks bek legendaris Persija Jakarta, Antonio Claudio alias Coach Toyo
Sumber :
  • Instagram/@antonioclaudio32

tvOnenews.com - Masihkah Anda mengingat mantan bek legendaris Persija Jakarta Antonio Claudio de Jesus Oliviera?

Pemain legendaris Persija Jakarta itu pernah membagikan kisah dirinya memutuskan untuk memeluk agama Islam biasa dikenal mualaf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Coach Toyo sapaan akrab Antonio Claudio pernah berkiprah bermain untuk beberapa klub Tanah Air, seperti Persija Jakarta, Semen Padang, Persib Bandung sebagai tim besar di kompetisi Indonesia.

Tak hanya itu, Antonio Claudio juga pernah membela klub Persibom Bolaang Mongondow dan Persih Tembilahan selama tinggal di Indonesia.

Hal itu membuat mantan bek legendari Persija Jakarta tersebut telah berkiprah sangat lama baik berstatus sebagai pemain maupun pelatih.


Antonio Claudio saat membawa Persija Jakarta juara Liga Indonesia. (Dok. Persija Jakarta)

Pria berdarah Brasil itu sudah mengenyam banyak kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Ia harus merasakan atmosfer sepakbola Indonesia saat berkiprah sejak 1994.

Coach Toyo pernah merasakan pencapaian tertingginya meraih trofi juara Liga Indonesia.

Ia meraih trofi Liga Indonesia ketika memperkuat Persija Jakarta pada musim 2000-2001.

Pria kelahiran Brasil itu menceritakan awal mula dirinya berkiprah di kompetisi Indonesia sejak mendapat tawaran dari agen pemain.

Dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube MinangSatu, Minggu (29/9/2024), Coach Toyo menceritakan dirinya pertama kali berkiprah saat di Petrokimia Putera.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa dirinya hanya mengikuti sesi latihan bersama tim asal Grestik tersebut.

Alasan tersebut membuat dirinya harus terbang menuju Padang demi berlaga di Liga Indonesia.

"Saya tidak tahu apa pembicaraan antara manajemen Petrokimia dan Semen Padang," ungkap Antonio Claudio alias Coach Toyo.

"Sehingga saya akhirnya terbang ke Padang untuk berkiprah di Liga Indonesia edisi perdana," sambungnya.

Namun, ia menceritakan bahwa dirinya tidak bisa membawa Semen Padang menembus delapan besar.

Kala itu Semen Padang hanya berhenti pada posisi peringkat lima di Wilayah Barat.

Kemudian, pria memiliki tinggi 180 cm itu menjelaskan dirinya memilih pulang ke Brasil untuk liburan setelah musim 1994-1995.

Ia mendapat panggilan dari PSP Padang setelah pulang untuk liburan di Brasil.

"Di sana, saya mendapat telepon dari pengurus PSP yang mengajak saya jadi bagian tim," katanya.

"Saya pun menerimanya karena PSP menargetkan lolos ke Divisi Utama (Liga 1) musim berikutnya," lanjutnya.

Dari kiprahnya bersama PSP Padang menjadi cikal bakal Coach Toyo memeluk agama Islam pada 2000.

"Saya jadi mualaf atas keinginan sendiri," ucapnya.

Lanjut, ia menjelaskan ketika dirinya bermain bersama PSP Padang selalu mendapat tuntunan dilakukan oleh sang manajer PSP Padang, almarhum Pak Zamzami.

Ia mengakui dirinya kerap kali almarhum Pak Zamzami ingin mendatangkan guru agama agar memperdalam agama Islam.

"Sebelumnya, saya mendapat tuntunan dari guru agama yang didatangkan almarhum Pak Zamzami (manajer PSP)," terangnya.

Antonio menuturkan bahwa dirinya selalu diajarkan cara shalat meliputi gerakan dan bacaan di dalamnya.

"Saya pun belajar cara melakukan shalat, bacaannya. Alhamdulillah, saya berterima kasih pada beliau," paparnya.

Kemudian, Antonio kembali menceritakan kisah uniknya setelah memutuskan seorang mualaf.

tvonenews

Ia menyampaikan bahwa dirinya juga mengabari keluarga yang tinggal di Brasil.

Ia mengabarkan keluarganya setelah berpindah keyakinan dalam memeluk agama Islam.

Ia menyatakan bahwa orang tua terkhusus ibunya tidak melakukan pertentangan akibat dirinya pindah ke agama Islam.

"Alhamdulillah, ibu saya menyerahkan sepenuhnya ke saya untuk membuat keputusan," ujarnya.

"Beliau hanya berpesan agar saya bertanggungjawab dengan keputusan itu," tambahnya.

Ia menjadi seorang mualaf tidak terlepas dari istrinya sebagai orang Minang yang berasal dari Padang bernama Deria Eldesmarni.

Ia mengatakan kehidupannya terasa nyaman setelah mualaf untuk hidup bersama istri dan kedua anak tercintanya, Priscilia Claudia dan Claudio Beckham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya beruntung berada dalam lingkungan yang taat menjalankan agama Islam," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT