News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bodyguard Atta Halilintar Dipolisikan Buntut Ancam Wartawan, Meski Sudah Minta Maaf, Buya Yahya Ingatkan Bahaya Pengancaman...

Buya Yahya mengingatkan bahayanya pengancaman kepada orang lain berkaca dari kasus Bodyguard Atta Halilintar, Agung memberikan pengancaman kepada wartawan.
Jumat, 6 September 2024 - 17:51 WIB
Buya Yahya menjelaskan bahayanya pengancaman berkaca dari kasus Bodyguard Atta Halilintar ingin menculik wartawan
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV & Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Bodyguard Atta Halilintar, Agung mendapat tekanan serius dipolisikan oleh aliansi jurnalis atas laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Bodyguard Atta Halilintar itu dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pengancaman penculikan kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mendampingi dari Aliansi Jurnalis Video dan saya kuasa hukumnya. Jadi saya kuasa hukumnya datang ke Polres Metro Jakarta melaporkan dugaan adanya pengancaman," ungkap kuasa hukum Deolipa Yumara di Jakarta, Jumat (6/9/2024).

Deolipa menyebutkan laporan yang mengacu kepada Bodyguard Atta Halilintar dikenakan Pasal 336 KUHP dan Pasal 18 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ia mengatakan pelapor yang melaporkan adanya dugaan ancaman tersebut berasal dari wartawan yang diancam oleh Bodyguard Atta Halilintar.


Sosok Bodyguard Atta Halilintar, Agung mengancam para wartawan. (Istimewa)

"Beberapa wartawan yang diancam oleh pihak ajudannya, pengawalnya Atta Halilintar," terangnya.

Deolipa menjelaskan bahwa, dugaan pengancaman tersebut sangat mempengaruhi kepada wartawan selain untuk para korban.

Ancaman tersebut mengingatkan wartawan sering memberikan berita untuk menyampaikan informasi terkini, khususnya pada kasus Atta Halilintar melaporkan akun yang menuduh dirinya nikah siri dengan Ria Ricis.

"Buat teman-teman wartawan se-Indonesia, jangan sampai ada lagi ancam-mengancam dari pihak-pihak yang mengancam profesi wartawan," jelasnya.

Sebelum, Agung telah menyampaikan permohonan maafnya atas memberikan pengancaman dalam bentuk penculikan terhadap wartawan.

Dikutip tvOnenews.com melalui Instagram Sunan Kalijaga, Jumat, Agung menyampaikan bahwa ucapan yang dilontarkannya telah salah.

"Mohon maaf untuk rekan-rekan media, saya merasa salah untuk perkataan-perkataan seperti itu," kata Agung.

Bodyguard Atta Halilintar itu mengaku bahwa ucapan pengancaman berupa penculikan tersebut hanya refleks yang dilontarkan secara tidak sengaja.

"Sekali lagi saya minta maaf. Mungkin saya berkata-kata refleks ya," ngakunya.

"Dan mohon untuk rekan-rekan media, saya mengakui salah dan saya perlu minta maaf yang sebesar-besarnya. Terima kasih," sambungnya.

Agung menjadi sorotan setelah video dirinya sedang mengawal Atta Halilintar bersama istri, Aurel Hermansyah melaporkan akun yang memberikan berita hoaks.

Agung mengancam kepada wartawan bahwa dirinya akan menculik awak media jika sampai viral.

"Kalau sampai ada muka saya di TV, saya culik satu orang ya," tegas Agung.

Meski begitu, Agung yang telah mengancam wartawan sebagai dampak atas perbuatannya sering hingga berniat melakukan penculikan sangat berbahaya jika diambil dari perspektif agama Islam.

Lantas, apa bahayanya orang yang sering mengancam berkaca dari kasus Bodyguard Atta Halilintar? Buya Yahya menjelaskan dari perspektif agama Islam.

Dilansir tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Al-Bahjah TV, Jumat, Buya Yahya menerangkan pengancaman disebabkan karena ada kebencian.

Mulanya Buya Yahya menjelaskan bahwasanya pengancaman tersebut karena penyebab seseorang telah menanamkan amarah kepada orang lain.

Tak hanya itu, dari kasus Agung mengancam berniat menculik wartawan membuat banyak orang termasuk profesi wartawan dibuat kesel.

"Dia marah dan dia memang bikin kesal," kata Buya Yahya.

Buya Yahya menyampaikan bahwa, pengancaman tersebut akibat lemah menahan diri dari godaan setan.

Menurutnya, setan akan membuat seseorang melakukan perbuatan buruk sehingga bisa memberikan ancaman kepada orang lain.

"Sebetulnya itu bisikan dia menjadi umpannya setan untuk memancing emosi Anda agar ikut jadi pemarah dan pendendam," tutur Buya Yahya.

Pendakwah bernama asli KH. Yahya Zainul Ma'arif itu menyatakan orang yang mengancam akan selalu mengganggu targetnya.

Hal ini berkaca dari kasus Bodyguard Atta Halilintar mengancam agar wajahnya tidak boleh muncul di televisi maupun media lainnya.

Apabila Agung sampai menjadi bahan berita media maka akan melakukan penculikan sebagai bentuk ancamannya saat mengawal Atta dan Aurel.

"Memang setan itu begitu pintar termasuk kurang lebih semacam itu. Contoh yang konkrit lebih dekat sering terjadi melibatkan kakak-adik saling rebutan waris dan abangnya jahat ngerebut warisan adiknya," terangnya.

Ia menyatakan bahwa, setan sangat senang setelah berhasil menggoda manusia yang memberikan ancaman meskipun dilakukan secara tidak sengaja.

"Akhirnya amalnya enggak diterima nanti," tegasnya.

tvonenews

Meski demikian, ia menyarankan orang yang telah mendapat diancam sebaiknya tidak menimbulkan kebencian.

Walaupun pengancaman tersebut sangat berdampak terhadap para korban termasuk akan bisa menimbulkan dampak besar pada profesi pekerjaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Enggak boleh kepancing justru kalau menghadapi orang seperti itu mengancam, marah, membunuh," tandasnya.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT