News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Cara Tebus Dosa Pejabat yang Tidak Amanah Saat Berkuasa? Buya Yahya Sarankan Lakukan Ini

Dalam sebuah ceramah, Buya Yahya memberikan cara kepada seorang pejabat yang dosa saat memiliki kekuasaan. Lalu saran Buya Yahya kepada pejabat itu agar bisa menebus dosanya?
Sabtu, 31 Agustus 2024 - 07:45 WIB
Pejabat Tidak Amanah Saat Berkuasa, Cara Menebus Dosanya? Buya Yahya Sarankan Lakukan Ini
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Al-Bahjah TV

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam sebuah ceramah, Buya Yahya memberikan cara kepada seorang pejabat yang dosa saat memiliki kekuasaan.

Hal itu bermula dari pertanyaan seorang pejabat yang khawatir jika ada warganya yang tidak terjamah bantuan dari program yang diberikannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu saran Buya Yahya kepada pejabat itu agar bisa menebus dosanya?

Kata Buya Yahya seseorang baik pejabat atau siapapun tidak berdosa jika memang sudah ikhtiar dengan maksimal.

Namun jika misal ada tetangga yang meninggal dunia karena kelaparan karena kita tidak pernah membantu, maka kita berdosa.

“Saya orang kaya di pojok Kampung sana ada orang mati kelaparan saya tidak dosa kalau memang saya sudah berusaha membantu dengan kekayaan saya. Tapi tidak sampai ke sana saya sudah berusaha,” ujarnya.

Hal ini karena kita memiliki keterbatasan yang tidak mungkin bisa menggapai semua hal.

“Namun tugas kita adalah semaksimal mungkin. Tidak boleh menyengaja zalim kepada satu orang pun” ujarnya.

“Jadi wahai suami kalau ternyata istri Anda tidak makan Anda tidak dosa asalkan Anda sudah cari,” lanjutnya.

Tapi berbeda jika suami tidak ikhtiar lalu istri dan anak tidak makan.

“Jadi maksudnya maksud kami adalah semampu Anda. Pokoknya pastikan Anda tidak zalim satu kepada kemanusiaan semuanya tidak zalim selesai di hadapan Allah biarpun mungkin di ujung sana satu kampung tidak dapat memang tidak nyampai tapi Anda sudah semaksimal,” jelas Buya Yahya.

Kemudian Buya Yahya menyarankan pejabat yang merasa berdosa saat berkuasa untuk menebusnya dengan membantu banyak hal-hal baik.

“Berpihaklah sebesar-besarnya pada proyek-proyek kemuliaan, akhirat agama. Itulah yang menghapus kekurangan-kekurangan kita dari sisi sisi dunia,” sarannya.

Misal kata Buya Yahya, bangun toilet yang bersih untuk pesantren dan masjid atau lain sebagainya.

“Adalah untuk mengurangi untuk menghapus kekurangan kita berbuatlah kepada kemuliaan,” saran Buya Yahya.

“Dekatkan mereka kepada Allah program-program kan,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini karena jika pejabat memiliki kekuasaan. Sehingga bisa mengkoordinir segala hal.

“Cara menghapusnya adalah kebaikan,” tandas Buya Yahya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT