News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saka Tatal sampai Dikumandangkan Azan saat Ritual Sumpah Pocong, Buya Yahya Tegaskan: Jangan Sampai Korbankan...

Buya Yahya mengingatkan bagi orang yang memutuskan ritual sumpah pocong dari kasus Saka Tatal yang menjawab tantangan lakukan sumpah pocong dari Iptu Rudiana.
Jumat, 9 Agustus 2024 - 21:09 WIB
Buya Yahya menyoroti kasus orang pilih ritual sumpah pocong dari tindakan Saka Tatal
Sumber :
  • Kolase Tim tvOne & Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan terpidana kasus Vina Cirebon dan Eky, Saka Tatal resmi menjalani ritual sumpah pocong di Padepokan Amparan Jati Cirebon, Jumat (9/8/2024), sekitar pukul 14.04 WIB.

Ratusan warga turut menyaksikan ketika Saka Tatal melakukan ritual sumpah pocong dipimpin oleh Pimpinan Padepokan Amparan Jati Cirebon, Raden Gilap Sugiono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Raden Gilap mengapresiasi atas keberanian Saka Tatal turut membalas pernyataan Iptu Rudiana yang sempat mengungkap ingin sumpah pocong saat konferensi pers bersama Hotman Paris pada bulan lalu.

"Oke sekarang kita akan melanjutkan sumpah pocong sesuai dengan petunjuk dari Bang Farhat, walaupun Pak Iptu Rudiana ini kita sudah menunggu lama, maka dari itu dengan keberanian Saka, Saka siap disumpah pocong," ujar Raden Gilap.

Raden Gilap menyampaikan bahwa dirinya akan melakukan proses pertama sebelum memimpin sumpah pocong melalui kegiatan memandikan Saka Tatal.


Mantan terpindana kasus Vina Cirebon, Saka Tatal sebelum memulai sumpah pocong. (Tangkapan layar YouTube tvOneNews)

Menurut Raden Gilap, proses pemandian seperti layaknya memandikan jenazah orang meninggal dunia sebelum dimakamkan.

"Untuk itu saya mau memandikan beliau dulu seperti memandikan jenazah dulu," katanya.

Kemudian, proses sumpah pocong mulai berlangsung ditandai dengan adanya azan dikumandangkan ke Saka Tatal sekitar pukul 14.04 WIB.

Proses azan tersebut setelah Saka Tatal melepas pakaian kokoh berwarna hitamnya untuk menggunakan kain kafan yang telah disediakan pihaknya.

Sementara, Kuasa Hukum Saka Tatal, Farhat Abbas menyatakan Iptu Rudiana tidak hadir dalam proses sumpah pocong tersebut.

Farhat menegaskan Saka Tatal merasa yakin bukan menjadi pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap mendiang Vina di Cirebon pada 2016 silam.

"Rudiana enggak hadir, tapi Saka tetap melaksanakan sumpahnya bahwa Saka bukan pelakunya, tidak Saka bukan pembunuhnya dan mudah-mudahan tujuh terpidana bisa dibebaskan," tutur Farhat Abbas.

Farhat Abbas meyakinkan agar ritual sumpah pocong menjadi pembuka jalan aliran rezeki apabila Saka Tatal jujur dan tidak berbohong.

"Tapi jika kau berbohong maka akan tertutup juga dan azab buat kamu Saka," tegas Farhat.

Ritual sumpah pocong masih menjadi kontroversi karena ada yang menganggap dibolehkan dan tidak dianjurkan dalam ajaran Islam.

Lantas, apakah Islam memperbolehkan seseorang melakukan ritual sumpah pocong dari tindakan mantan terpidana kasus Vina Cirebon, Saka Tatal? Buya Yahya menjawab kasus ini secara gamblang!

Dikutip tvOnenews.com melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV, Jumat (9/8/2024), Buya Yahya mengungkap orang yang berani mengambil sumpah pocong.

Buya Yahya mengambil kasus seseorang yang benar-benar melontarkan ucapan sumpah saat terlibat dalam suatu perkara.

Buya Yahya mengatakan orang lain diyakinkan dengan sumpah seseorang maka masih dibolehkan karena untuk menumbuhkan kepercayaan.

Meski demikian, pria bernama asli KH. Yahya Zainul Ma'arif itu menuturkan orang tersebut harus berhati-hati saat mengucap sumpah.

Menurutnya, sumpah memiliki dampak yang sangat berat dan Allah SWT tidak menyukai terhadap hamba-Nya saat mudah mengucap sumpah.

Tak hanya itu, pengasuh LPD Al Bahjah, Cirebon itu menuturkan orang yang bersumpah juga tidak boleh dalam keadaan terdesak.

Ia menyampaikan hal tersebut agar suatu permasalahan ingin diselesaikan tidak membesar dan menimbulkan masalah baru.

Kemudian, ia menyoroti banyak orang yang menganggap bahwasanya ritual sumpah pocong disebut kegiatan murtad.

Maka, pendakwah berusia 50 tahun itu menegaskan sebaiknya seseorang menghindari perbuatan tersebut. Hal ini berkaca dari tindakan Saka Tatal berani ritual sumpah pocong.

Ia menganggap bahwa ritual sumpah pocong hanya membuat seseorang menjadi korban demi meyakinkan banyak orang.

"Anda mungkin pernah mendengar orang bersumpah dengan cara seperti itu, bahkan ada yang rela mempertaruhkan tangannya untuk dipotong, bersumpah demi pocong, dan sebagainya," ujar Buya Yahya.

Ia mengatakan apabila seseorang tidak salah memilih pergaulan maka orang tersebut mempercayai bahwasanya sumpah pocong dilarang Islam.

Tak hanya itu, ia menyebut seseorang juga tidak pernah rela melunturkan iman yang sudah dimilikinya selama hidup di dunia jika menyadari bahayanya sumpah pocong.

"Bagaimana mungkin Anda bersumpah atas nama Allah dan menggadaikan iman?," tanya Buya Yahya.

Meski demikian, pendakwah itu mengingatkan apabila sumpah dilakukan dengan tujuan baik maka berpotensi mendapatkan pahala.

"Jika Anda bersumpah atas nama Allah dengan niat yang baik, misalnya berjanji untuk bersedekah, maka Anda akan mendapatkan pahala dari amal sedekah tersebut," jelasnya.

Sebaliknya, ia mengabarkan apabila seseorang melontarkan sumpah tetapi tetap melakukan berbagai hal negatif maka dipastikan sedang mengorbankan keimanannya.

Maka, ia menyarankan seseorang harus menyadari bahwa iman sangat berharga dan tidak boleh dilunturkan hanya ucapan sepele memberanikan diri sumpah pocong dan sebagainya.

"Ingatlah, iman itu sangat berharga. Jangan sampai Anda mempertaruhkannya hanya untuk hal yang sepele," tuturnya.

Ia menyampaikan seseorang bisa masuk golongan orang-orang yang murtad jika imannya dihilangkan secara sembarangan.

"Jika seseorang meremehkan imannya, bukan karena mengikuti arus, tetapi karena ia benar-benar menjual imannya," terangnya.

tvonenews

"Maka orang tersebut tentu saja dianggap murtad karena ia telah kehilangan imannya dan menganggap iman remeh sehingga dapat ditukar dengan apa pun," sambungnya.

Lanjut, Pria kelahiran 10 Agustus 1973 itu menuturkan perkataan seseorang bisa memicu iman diremehkan oleh diri sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menutupkan bahwa, perkataan tersebut membuat iman yang sudah digapai akan hilang.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Selidiki Dugaan Tindak Pidana Kasus PRT Terjun dari Lantai 4 Indekos di Jakarta Pusat

Polisi Selidiki Dugaan Tindak Pidana Kasus PRT Terjun dari Lantai 4 Indekos di Jakarta Pusat

Polisi tengah mendalami insiden dua orang pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D yang terjun dari lantai 4 sebuah indekos di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/4/2026) malam.
Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Wamen Ekraf), Irene Umar menyampaikan apresiasi dan berharap agar Pagelaran Sabang Merauke yang digelar pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, dapat menggugah rasa cinta terhadap tanah air.
iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte akan menggelar Pagelaran Sabang Merauke dengan mengusung tema 'Hikayat Srikandi Nusantara' yang akan berlangsung pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat.
Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Langkah Persib Bandung dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026 sedikit tersendat. Menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ..
Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Komisi I DPR RI mendesak pemerintah segera menghidupkan kembali dukungan anggaran operasional wilayah di Maluku dan Maluku Utara.
Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara

Trending

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara
Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) membagikan amalan sederhana namun jadi kunci membuka pintu aliran rezeki di saat menjadi pengangguran dan sulit dapat kerja.
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Berkiprah di liga-liga top Eropa menjadi bukti nyata peningkatan kualitas pemain Timnas Indonesia. Berdasarkan taksiran Transfermarkt per April 2026, nilai ...
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho dicoret, berikut daftar 23 pemain Timnas Indonesia yang diprediksi akan dipanggil John Herdman ke pemusatan latihan (TC) jelang Piala AFF 2026.
Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT