News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Terindikasi Bagian Anggota ISIS, Polisi Turki Tahan 72 Orang

Polisi Turki telah menangkap 72 orang diduga terindikasi bagian anggota kelompok ISIS. Menteri Dalam Negeri Turki. Penahanan mereka tersebar di 13 provinsi.
Jumat, 26 Juli 2024 - 05:27 WIB
Ilustrasi seseorang diborgol sebelum ditahan oleh polisi Turki akibat diduga terjaring anggota kelompok ISIS
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Kelompok militan dan radikal Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) diduga telah menyebar di Turki.

Polisi Turki telah mengetahui kelompok ISIS melakukan pergerakan di Turki langsung berpatroli di setiap wilayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkini, Polisi Turki telah menangkap sekaligus menahan sebanyak 72 orang diduga mempunyai hubungan dekat atau menjadi bagian kelompok ISIS.

Dikutip tvOnenews dari laporan Sputnik, Jumat (26/7/2024), Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya mengatakan polisi menangkap 72 tersangka diduga mempunyai kaitan dengan kelompok ISIS yang tersebar di 13 provinsi.

"Sebanyak 72 tersangka ditahan di 13 provinsi dalam operasi melawan ISIS," ungkap Yerlikaya dalam keterangan tertulisnya di media sosial.

tvonenews

Polisi melakukan aksi penangkapan terhadap puluhan diduga terjangkit kelompok ISIS dengan cara penggerebekan.

Saat itu polisi menggerebek 72 tersangka di sejumlah kota menjadi bagian wilayah Turki seperti di Ibu Kota Ankara, Istanbul, Antalya.

Polisi selama menggeledah 72 orang tersebut melakukan penyitaan sejumlah besar uang dan alat digital.

Yerlikaya menjelaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri Turki memprediksi kelompok ISIS terus berkembang dan kemungkinan ada ribuan orang sudah berada di wilayah Turki.

Sputnik melaporkan lebih dari 3.500 tersangka yang ditahan saat polisi terus menjalankan operasi rutin kontra terorisme di seluruh wilayah negara tersebut.

Kelompok ISIS mempunyai banyak tujuan dan salah satu utamanya ingin mendirikan negara Islam.

Tak hanya itu, kelompok ini juga berusaha untuk menegakkan kekhilafahan Islam di berbagai wilayah.

Indonesia pun melarang adanya paham diberikan oleh ISIS yang dianggap sangat berbahaya menumbuhkan pundi-pundi aksi terorisme. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia menganggap kelompok ISIS selalu memakai kekerasan demi mencapai tujuannya menyebar keyakinan versi mereka dijuluki sebagai organisasi radikal dan militan.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT