GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imam Besar Masjid Istiqlal Jadi Sorotan karena Pernah Belajar Agama Yahudi di AS, Diduga Penyelenggaranya Pro Israel

Imam Besar Masjid Istiqlal yang ramai dikaitkan pernah mempelajari agama Yahudi dan diskusi lintas agama di AS. Ternyata program beasiswa AJC, ini penjelasannya
Kamis, 25 Juli 2024 - 09:14 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal Jadi Sorotan karena Pernah Belajar Agama Yahudi di AS, Diduga Penyelenggaranya Pro Israel
Sumber :
  • dok.istimewa/ajc.org

Jakarta, tvOnemews.com-- Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Nasaruddin Umar tengah jadi sorotan publik dan Media Sosial (Medsos) terkait isu ia pernah belajar di Amerika Serikat (AS).

Sebelum masuk ke isu tersebut, Masjid Istiqlal lebih dulu mencuat di Medsos karena ramai diperbincangkan soal acara seminar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengundang Direktur Hubungan Muslim-Yahudi American Jewish Committee (AJC), Ari Gordon menjadi narasumber dalam acara seminar.

Sekalipun acara itu jadi batal diselenggarakan, tetapi masih jadi sorotan karena terkait Yahudi. Seminar itu bertajuk "Relations Among Abrahamic Religious Communities in History and Today".

Ramainya isu Yahudi dan Masjid Istiqlal jadi sorotan karena beriringan dengan ramainya isu 5 Tokoh NU yang berkunjung ke Israel beberapa waktu lalu.

Usai dari kasus itu, sekarang bergulir ke Imam Besar Masjid Istiqlal yang ramai dikaitkan pernah mempelajari agama Yahudi dan diskusi lintas agama di AS.

Jika dilihat isu ini ramai, jadi perbincangan dan tuai kontroversi, dianggap menyangkut dengan isu internasional yang dilakukan Israel ke Palestina.

 


Imam Besar Ikut Program Belajar AJC


 

Momen Prof Nasaruddin Ikuti Program Belajar di AS

dok.istimewa dari laman AJC.org

 

Program belajar yang diselenggarakan oleh American Jewish Committee (AJC) yang diikuti oleh Imam Besar Nasaruddin Umar, ialah beasiswa atau Program Fellowship pertemuan dengan pejabat pemerintah, serta partisipasi dalam dialog antaragama di Amerika Serikat.

Dalam kunjungan itu, ia mengikuti program belajar yang diperkirakan selama 6 minggu.

"Indonesia ialah negara Muslim terbesar di dunia, dengan sebagian besar orang memiliki sedikit atau tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang Yahudi, meskipun ada hubungan dekat antara Islam dan Yudaisme,”  kata Imam Besar, dikutip dari laman ajc.org, Kamis (25/7/2024)

Dalam kesempatan yang sama, CEO AJC, Ted Deutch memuji Nasaruddin Umar karena sudah lama menunjukkan komitmennya terhadap dialog dan pemahaman antaragama.

Lebih lanjut, Ted Deutch mengaku terinspirasi oleh dedikasi Nasaruddin Umar terhadap keterlibatan substantif dengan kaum Yahudi dan Yudaisme.

"Pada saat hubungan Muslim-Yahudi global dilihat melalui lensa konflik dan permusuhan, komitmen Imam Umar terhadap jalan yang berbedajalan yang berakar pada kerja sama, pemahaman, dan perdamaian berdiri sebagai mercusuar harapan," ucapnya

Sehubungan dengan ini, Prof Nasaruddin Umar pun juga mengatakan kalau ia selalu akan jadi pelajar. Sesuai dengan budaya Indonesia yang selalu menuntut ilmu.

Sepanjang hidupnya, ia menilai tetap belajar dan dikelilingi para ulama dan guru, baik seagama maupun beda keyakinan untuk tetap saling menghormati.

"Saya adalah seorang pelajar sepanjang hidup saya, itulah sebabnya saya selalu dikelilingi oleh guru dan ulama. Baik kita Muslim atau memiliki keyakinan lain, kita semua memiliki tanggung jawab untuk mencari ilmu di luar tradisi kita sendiri, ini adalah satu-satunya cara untuk membangun kembali dunia di atas fondasi saling menghormati," kata Imam Besar.


Atas program beasiswa itu, selama enam minggu di AS, program Nasaruddin Umar berpusat pada studi akademis dasar tentang Yudaisme dan Yahudi.

Beasiswa ia ikuti juga mencakup kunjungan ke puluhan sinagoge, dan lembaga pendidikan Yahudi. Jadi tempat mengeksplorasi berbagai pendekatan terhadap pembelajaran dan kehidupan spiritual Yahudi.

Diketahui, selama perjalanan program ini, Nasaruddin Umar bertemu dengan komunitas Ortodoks, Konservatif, Reformasi, dan non-denominasi, serta Yahudi Ashkenazi, Sephardic, dan Mizrahi, yang mewakili perspektif Yahudi Amerika yang liberal dan konservatif.

Juga beragam kunjungan lapangan dan dialog di lembaga-lembaga sipil utama, termasuk Pusat Sejarah Yahudi, Perpustakaan Umum New York, Pusat Kebudayaan Skirball, dan Museum Peringatan Holocaust AS.

Hal mencolok jadi perhatian publik ialah karena AJC diketahui memiliki misi untuk meningkatkan kesejahteraan orang Yahudi dan Israel, dan untuk memajukan hak asasi manusia dan nilai-nilai demokrasi di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

Hal inilah menuai kontroversi (pro dan kontra) di tengah hubungan Palestina dan Israel. Secara tidak langsung misi dari AJC diduga dianggap pro Israel.

"AJC adalah advokasi global untuk orang yahudi. Komite Yahudi Amerika (AJC) membela hak Israel untuk hidup dalam kedamaian dan keamanan melawan antisemitisme, apa pun sumbernya dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi menyatukan orang Yahudi dan sekutu nya," keterangan misi atau background AJC dalam laman resminya. (Klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 


waallahualam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT