News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiba di Tanah Air, Bella Petugas Haji Asal Sumatera Selatan Meninggal Dunia dalam Kecelakaan, Kadinkes Muaraenim: Almarhumah Pegawai Teladan

Setelah tiba di Tanah Air, seorang petugas haji 2024, Bella Riski Dinanti meninggal dunia di ruas Jalan Tol Km 48 Indralaya-Prabumulih, Sumatera Selatan pada Selasa (16/7/2024)
Kamis, 18 Juli 2024 - 17:55 WIB
Prosesi Pemakaman Petugas Haji, Dr Bella Riski Dinanti yang Wafat dalam Kecelakaan di ruas Jalan Tol Km 48 Indralaya-Prabumulih, Sumatera Selatan
Sumber :
  • tim tvOnenews/Kiki Habibi

Muaraenim, tvOneNews.com - Setelah tiba di Tanah Air, seorang petugas haji 2024, Bella Riski Dinanti meninggal dunia di ruas Jalan Tol Km 48 Indralaya-Prabumulih, Sumatera Selatan pada Selasa (16/7/2024).

Bella adalah seorang Tenaga Kesehatan Haji Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bella sebelumnya menjadi petugas haji kloter 19 atau kloter terakhir dalam Penyelenggaraan Haji 2024.

Pada hari kepulangannya, Bella dijemput oleh sang suami di bandara.

Namun ketika menunju Muara Enim dan tiba di KM 48+500 tol Indralaya-Prabumulih, suaminya terkejut dengan keberadaan truk fuso di depannya.

Sang suami sontak membanting kemudi hingga menabrak mediam jalan. Mobil pun hilang kendali hingga masuk ke kolong truk.

Sebelum meninggal dunia, Bella sempat mengunggah status di Instastorynya dengan kalimat "Pamit ya Rasulullah," dengan sebuah emoticon.

"Izinkan kami sekeluarga kembali ke sini dalam keadaan sebaik-baiknya, ya Allah, Aamiin," tulis dr Bella Rizky Dinanti.

Sontak media sosial Almarhumah jadi sorotan.

Hal ini karena unggahan story tersebut diunggah beberapa waktu sebelum terjadinya insiden kecelakaan.

Sementara itu, menurut Suhardi SH Mkn alias Bodong, paman korban, Bella adalah anak tunggal dari pasangan Iskandar dan Rasmiyati. 

Selama mengenalnya, korban sebagai anak yang sangat baik bahkan korban pernah jadi dokter teladan peringkat ke-2 se-Sumsel tahun 2024.

"Saya tahu, korban meninggal kecelakaan langsung dari suami korban yang mengatakan bahwa ia mengalami kecelakaan dan istrinya meninggal," ujarnya.

Dikatakan Bodong, bahwa ia awalnya sempat kaget ketika mendengar keponakannya mengalami kecelakaan dan meninggal.

Sebab rencananya keluarganya akan menyambut korban pulang dari haji yang sudah 42 hari pergi melaksanakan tugas sebagai Nakes Pendamping haji. 

"Korban meninggalkan dua anak perempuan yang masih kecil-kecil. Suami korban adalah Brigpol Dwiky Rido Akbar anggota Satintelkam Polres Muara Enim yang merupakan anak AKBP Purn Andi Julianto," jelasnya.

Dikatakannya bahwa pihak keluarga saat kehilangan sosok Bella yang menjadi kebanggaan keluarga.

Sementara itu Kadinkes Muaraenim, Enny Zatila mengungkapkan bahwa saat akan pulang ke Muaraenim, korban sempat menitipkan jamaah haji yang ia dampingi kepada petugas lainnya.

"Karena dirinya hanya bisa menjaga sampai Palembang saja, dan menurut para cerita jamaah yang ia dampingi,” ujarnya.

“Korban bekerja dengan maksimal,setiap kali para jamaah butuh pertolongan medis,korban langsung cekatan menghampiri para jamaah yang butuh pertolongan," sambungnya.

Bahkan ketika pulang Bella juga masih berpesan kepada petugas untuk menjaga para jemaah agar memastikan sampai kepada keluarganya masing masing.

 "Karena dia (korban, red) hanya bisa mengantar sampai ke Palembang saja," terangnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baginya, korban merupakan pegawai yang berprestasi bahkan merupakan juara 1 dokter teladan tingkat kabupaten Muara Enim tahun 2023 dan juara 3 dokter teladan tingkat sumsel 2024.

 "Dia merupakan kader kami untuk menjadi pemimpin di Muara Enim ini," bebernya. (Mkb/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT