News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ma'ruf Amin Diduga Singgung Polemik Mama Ghufron, Minta MUI Terus Jaga Akidah Umat: Jangan Sampai Tidak Sesuai...

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin diduga menyoroti polemik Abuya Mama Ghufron. Ia meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus menjaga akidah umat dari penyimpangan.
Rabu, 17 Juli 2024 - 21:13 WIB
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin diduga menyoroti kasus polemik Abuya Mama Ghufron tengah diselesaikan MUI
Sumber :
  • Kolase Antara & Tangkapan layar YouTube Ponpes UNIQ Nusantara

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin diduga menyoroti polemik Abuya Mama Ghufron yang kini terus disorot menimbulkan berbagai ajaran kontroversial.

Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus berperan penting dalam menjaga akidah umat sejak polemik Abuya Mama Ghufron semakin viral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ma'ruf Amin, ada banyak ajaran dan pemikiran tidak sesuai syariat yang berpotensi merusak akidah umat, seperti Mama Ghufron menjadi sorotan publik.

"Bagaimana kita menjaga ini. Bagaimana kita mengawal umat dalam ber-muamalah, jangan sampai tidak sesuai dengan syariah," ungkap Ma'ruf Amin saat memimpin Rapat Pleno Dewan Pertimbangan MUI di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (17/7/2024).

Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu juga mengharapkan agar pengurus MUI terus aktif mencari ulama yang benar-benar berkualitas dari segi paham agama.


Sosok Abuya Mama Ghufron tengah menjadi polemik baru diduga menyimpang dari ajaran Agama Islam. (Tangkapan layar YouTube Ponpes UNIQ Nusantara)

Ia menyampaikan tujuan hal tersebut sebagai bentuk MUI berperan dalam mengaktifkan pembangunan bidang pendidikan.

Hal ini mengingat polemik pendiri Ponpes UNIQ Nusantara di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang itu terus bermunculan di media sosial.

Tak hanya itu, publik terus menyoroti mengingat berbagai ajaran Mama Ghufron, seperti bisa bahasa semut dan video call malaikat maut tidak berdasar dari syariat Agama Islam.

"Kita harus menyediakan dua sumber daya manusia ini, ulama yang paham agama dan mereka yang memakmurkan bumi melalui ilmu pengetahuan dan teknologi." jelas Wapres RI itu.

Lanjut, Pria menjabat Wapres RI itu menjelaskan alasan tugas MUI untuk menyatukan umat dari berbagai hal strategis berpacu dari kaidah dan ketentuan biasa disebut manhaj.

Kemudian, MUI juga harus mempertahankan tugasnya dalam segi mempertahankan ilmu agama agar terhindar dari berbagai ajaran penyimpangan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terutama sudah meyangkut pelecehan tidak sesuai syariat agama diharapkan Ma'ruf Amin bisa teratasi agar tak menimbulkan perpecahan dalam beragama.

"Perbedaan yang menyimpang harus diamputasi. Kita harus menyatukan pendapat dalam hal-hal yang tidak boleh berbeda," tegasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT