GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terus Digempur Israel, Lebih dari 70 Warga Palestina di Khan Yunis Tewas, 290 Orang Terluka

Tentara Israel menggempur Jalur Gaza di bagian selatan Gubernuran Khan Yunis menyebabkan lebih dari 70 warga Palestina tewas dan 290 orang lainnya terluka.
Sabtu, 13 Juli 2024 - 20:04 WIB
3 warga Palestina mengecek bangunan rumah tempat tinggal mereka setelah dihancurkan pesawat tempur Israel
Sumber :
  • ANTARA/Xinhua/Mahmoud Zaki/Spt

Jakarta, tvOnenews.com - Tentara Israel menggempur Jalur Gaza di bagian selatan Gubernuran Khan Yunis menyebabkan lebih dari 70 warga Palestina tewas.

Israel juga membuat 290 warga Palestina lainnya harus terluka akibat mendapat gempuran dari Israel di bagian selatan gubernuran Khan Yunis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar lebih 70 orang dan 290 warga Palestina terluka berdasarkan keterangan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) wilayah Khan Yunis, Sabtu (13/7/2024).

Pihak Kemenkes sebelumnya melaporkan setiadaknya 90 orang terluka dan 20 warga Palestina lainnya tewas setelah Israel menyerang di bagian wilayah Al Mawasi.

"Jumlah korban tewas dalam pembantaian mengerikan oleh Israel terhadap warga dan pengungsi di lingkungan Al Mawasi di Gubernuran Khan Yunis lebih dari 71 orang, dengan 289 terluka," tulis Kemenkes Khan Yunis dalam pernyataan resminya.

Kepala militer gerakan Palestina Hamas, Mohammed Deif menjadi target utama Israel menyerang di area lingkungan Al Mawasi.

Tak hanya itu, Radio Angkatan Darat Israel menyampaikan komandan salah satu unit Hamas, Rafia Salam juga menjadi target dalam penyerangan tersebut.

Jika mengacu informasi dari laporan Saluran berita Al Arabiya yang dikutip dari sebuah sumber bahwa Rafia Salam tewas setelah diserang Israel.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth menyampaikan laporan terkait Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant memantau situasi terkini setelah melakukan penyerangan di wilayah tersebut.

Kepala Staf Umum Herzi Halevi dan kepala Badan Keamanan Israel Ronen Bar turut menemani Yoav Gallant ketika menilai situasi wilayah itu.

tvonenews

Terkini, jumlah korban tewas di Jalur Gaza sudah menyentuh angka 38.400 jiwa sejak peperangan Israel-Hamas memanas pada Oktober lalu.

Kemudian, 88.400 warga Palestina khususnya di Jalur Gaza mengalami luka-luka jika diambil dari prediksi laporan Kemenkes wilayah Palestina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan, 1.200 orang berada di Israel harus tewas dari penyerangan Hamas. 240 warga lainnya juga masih menjadi tahanan.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT