News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nikmatnya Salat Subuh Berjamaah di Pelataran Ka'bah

Sebuah batas yang dijaga ketat oleh Askar mendadak dibuka dan Alhamdulillah, kami dipersilahkan untuk cepat masuk ke area ke pelataran Ka'bah. Akhirnya kami dan
Kamis, 6 Juni 2024 - 14:09 WIB
Sejumlah jemaah calon haji menunaikan salat subuh berjamaah di pelataran Ka'bah, Kamis (6/6/2024).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Fauzie Pradita Abbas

Akhirnya kami dan sejumlah jemaah lainnya tak mau mensia-siakan kesempatan tersebut, kami bergegas masuk meskipun aksi saling berdesakan dengan jemaah lain tak terelakkan.

Suara tangisan dari beberapa jemaah yang berhasil masuk ke pelataran Ka'bah pun terdengar. Sambil berjalan mendekat ke arah Ka'bah, mereka tampak menangis sambil mengangkat kedua tangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah, Alhamdulillah, Allahu Akbar," ucap beberapa jemaah yang tampak menangis sambil berjalan mendekati Ka'bah untuk mencari shaf.

Memasuki area pelataran Ka'bah, kami pun bergegas berjalan mencari shaf agar bisa menunaikan salat sunnah Tahiyatul Masjid terlebih dahulu.

Alhamdulillah, kami mendapatkan shaf yang jaraknya kurang lebih hanya sekitar 6-7 meter saja Ka'bah.

Berjarak sekitar 3 menit setelah menunaikan salat Tahiyatul Masjid, azan subuh pun berkumandang, jemaah yang sudah mendapatkan shaf tampak kusyu menjawab setiap kalimat panggilan azan yang terdengar merdu tersebut.

Hati bergetar, terharu, rasanya tak percaya kami bisa menunaikan ibadah salat subuh di Masjidil Haram dan langsung di hadapan Ka'bah, yang dimana sebelumnya gambar Ka'bah hanya bisa kami lihat di motif-motif sajadah. Masya Allah.

Selain itu, ada keutamaan melaksanakan salat berjemaah di Masjidil Haram, termasuk salah satunya salat subuh.

Menurut Ustaz Adi Hidayat dalam kajiannya beberapa waktu lalu, salat berjamaah di Masjidil Haram mempunyai keutamaan, yaitu orang salat berjamaah satu kali masjid tersebut, pahalanya luar biasa

"Pahalanya sama seperti 100.000 ribu kali salat subuh tanpa henti," kata dia, dalam sebuah ceramahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tampak berdesakan ketika salat subuh, tak ada sama sekali jemaah yang meluapkan amarahnya, justru mayoritas mereka tampak berpasrah diri kepada Allah SWT dan cenderung lebih saling menghargai. 

Masya Allah, kami doakan semoga selanjutnya Anda yang dipanggil oleh Allah SWT ke Tanah Suci untuk melakukan ibadah umrah dan haji, dan tentu saja merasakan sendiri pengalaman salat berjamaah di Masjidil Haram, terutama salat subuh. (abs/amr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT