News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Titik Awal Biksu Jalani Ritual Thudong, Ternyata Semarang Punya Sejarah Penyebaran Agama Buddha di Indonesia

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebut Kota Semarang mempunyai sejarah panjang paling penting terhadap penyebaran Agama Buddha di Indonesia.
Jumat, 17 Mei 2024 - 14:56 WIB
Para biksu akan menjalani ritual Thudong dari Kota Semarang menuju Candi Borobudur dalam perayaan Waisak 2024
Sumber :
  • ANTARA/Khaerul Izan

Semarang, tvOnenews.com - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebut Kota Semarang mempunyai sejarah penting terhadap penyebaran Agama Buddha di Indonesia.

Ita mengatakan keberadaan Vihara Sima 2500 Buddha Jayanti, Pudakpayung menjadi sejarah panjang penyebaran Agama Buddha di Kota Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahun lalu, saya menerima (biksu Thudong) di Vihara Adi Dharma Semarang, saat ini saya menerima dan melepas di Vihara Sima 2500 Buddha Jayanti Pudakpayung, Banyumanik," ucap Ita dikutip tvOnenews.com, Jumat (17/5/2024).

Terkini, para biksu memilih Kota Semarang sebagai titik awal untuk menjalani ritual Thudong yang dikenal berjalan kaki menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.

Pemilihan Kota Semarang menjadi titik awal biksu melaksanakan ritual Thudong dalam menyambut perayaan Hari Raya Waisak 2024.


Puluhan biksu yang akan menjalani ritual Thudong pose bareng Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di Vihara Sima 2500 Buddha Jayanti Pudakpayung, Kota Semarang. (Dok. Pemkot Semarang)

Para biksu mengagendakan perbedaan ritual Thudong dari tahun sebelumnya pada perayaan Waisak 2024.

Pada tahun 2023, biksu memilih Thailand sebagai titik awal untuk berjalan kaki menuju Candi Borobudur.

Sedangkan tahun 2024, biksu memilih Kota Semarang menjadi titik awal berjalan kakinya.

Lanjut, ia menjelaskan bahwa, ritual Thudong dari Agama Buddha tersebut menjadi kebanggaan dan kehormatan terhadap masyarakat di Kota Semarang.

Hal ini mengingat Kota Semarang menjadi tuan rumah acara level internasional biksu Thudong pada 2024.

Di tahun kedua ini, sekitar 43 biksu berasal dari empat negara, di antaranya Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand akan menjalani ritual Thudong.

Mereka akan berjalan kaki dari Semarang, kemudian melewati Ambarawa untuk menuju Temanggung dan titik akhirnya, yakni Candi Borobudur.

Ia menceritakan bahwa, Kota Semarang mempunyai sejarah panjang terhadap penyebaran Agama Buddha di Indonesia.

Hal ini bermula dari Vihara Sima 2500 Buddha Jayanti menjadi titik awal pertama kalinya Sima berdiri pada tahun 1959.

Diketahui, Sima menjadi tempat khusus upasampada (pengukuhan) terhadap biksu-biksu baru.

tvonenews

Sima tersebut juga menjadi tempat upasampada biksu pertama kali di Tanah Air setelah ratusan tahun Wilwatikta-Majapahit alami kerobohan.

"Kita jadi tahu Kota Semarang menjadi jejak agama Buddha, kami akan segera melakukan program-program atau pelaksanaan di sini agar menjadi tempat untuk wisata religi," paparnya.

Dari sinilah Pemerintah Kota Semarang akan memperbaiki berbagai fasilitas keagamaan di lokasi Vihara Sima 2500 Buddha Jayanti.

Terlebih lagi, para biksu dari 13 negara menjadi saksi sebagai pembangun tempat umat Buddha tersebut.

"Sehingga, ini harus menjadi program yang lebih baik untuk menjadi satu tujuan para biksu beribadah di sini, termasuk mendorong menjadi agenda tahunan dan diintegrasikan dengan kegiatan lain," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi tambahan, rombongan biksu Thudong sudah menginjakkan kakinya di Vihara Buddha Dipa, Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang pada Rabu, 15 Mei 2024 malam.

Mereka berjalan kaki dari Jakarta untuk menuju Kota Semarang dalam penyambutan perayaan Waisak 2024. (ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT