Menentukan Tempat di Sisi Allah dengan Mendatangi Majelis Ilmu
- Sumber : freepik/sketchpedia
أُو۟لَـٰۤئكَ ٱلَّذِینَ ٱشۡتَرَوُا۟ ٱلۡحَیَوٰةَ ٱلدُّنۡیَا بِٱلۡـَٔاخِرَةِۖ فَلَا یُخَفَّفُ عَنۡهُمُ ٱلۡعَذَابُ وَلَا هُمۡ یُنصَرُونَ
"Mereka itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat. Maka tidak akan diringankan azabnya dan mereka tidak akan ditolong." (Qs. Al-Baqarah: 86)
Di dalam tafsir al-Muyasar dikatakan:
أولئك هم الذين آثروا الحياة الدنيا على الآخرة، فلا يخفف عنهم العذاب، وليس لهم ناصر ينصرهم مِن عذاب الله
"Mereka adalah orang-orang yang lebih mengutamakan kehidupan dunia atas kehidupan akhirat. Maka tidak akan diringankan adzabnya dan tidak ada penolong yang dapat menolong mereka dari adzab Allah" (Lihat Tafsir al-Muyasar)
Allah Ta'ala berfirman:
فَأَمَّا مَن طَغَىٰ
Maka adapun orang yang melampaui batas, (Qs. An-Nazi'at: 37)
وَءَاثَرَ ٱلۡحَیَوٰةَ ٱلدُّنۡیَا
Dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, (Qs. An-Nazi'at: 38)
فَإِنَّ ٱلۡجَحِیمَ هِیَ ٱلۡمَأۡوَىٰ
maka sungguh, nerakalah tempat tinggalnya. (Qs. An-Nazi'at: 39)
Kedua:
Orang yang datang dengan malu-malu lalu mengambil tempat dibagian belakang. Orang yang demikian ini masih ada padanya kebaikan meski tidak lebih utama.
Ketiga:
Orang yang datang dengan penuh semangat lalu mengambil tempat yang paling baik yakni di depan atau menutupi tempat yang masih kosong guna dapat mendengar dan mengambil faedah dari pelajaran yang disampaikan. Hakklatnya orang yang demikian adalah orang yang mencari tempat disisi Allah sehingga Allah Ta'ala akan memudahkan dia padanya.
Allah Ta'ala berfirman:
هَلۡ جَزَاۤءُ ٱلۡإِحۡسَـٰنِ إِلَّا ٱلۡإِحۡسَـٰنُ
Load more