Ketiduran di Sore Hari lalu Terlewat Sholat Maghrib, Dahulukan Salat Isya atau Shalat Maghrib Dulu? Ternyata kata Ustaz Adi Hidayat...
- Tangkapan layar YouTube SMKN2Temanggung Official
Kala itu Rasulullah juga pernah melakukan hal serupa disebabkan ketiduran di waktu sholat Subuh.
Saat itu Bilal bin Rabah diminta untuk membangunkan Rasulullah, tetapi Bilal malah lupa membangunkan tidurnya.
"Mudah bagi Allah membangunkan Nabi, sedang malam kata Nabi 'Bilal jaga ya supaya kamu akan kita bangun tepat waktu Subuh'," jelasnya.
Bilal pun menyetujui permintaan sang Rasul, tapi pada akhirnya ia juga ketiduran.
Beruntung dengan ketabahan Rasul, Bilal pun langsung disuruh berwudhu dan adzan untuk menunaikan sholat Subuh meski waktunya sudah telat.
Sebagai Muslim tentu saja tidak diperbolehkan telat melakukan salat limat waktu.
Karena salat merupakan tiang agama dan amalannya selama di dunia akan dihisab di akhirat.
Sebagaimana sesuai dengan firman Allah SWT di dalam Al Quran melalui Surat Al Maun ayat 4-5.
Surat Al Maun Ayat 4-5:
فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ (4) الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya. (QS. Al Ma'un ayat 4-5)
Dalam kandungan ayatnya berisi terhadap orang yang lalai melaksanakan salat lima waktu.
Apabila sekali melakukan atau sengaja melalaikan salat lima waktu, maka mereka akan celaka.
Hal itu sudah tertuang dari firman-Nya untuk dijadikan pengingat ke umat Islam.
Jadi kesimpulannya harus menunaikan sholat Maghrib terlebih dahulu dan dilanjut dengan salat Isya jika situasinya ketiduran dari sore hari.
Apabila masih belum terjawab bisa konsultasi dan meminta pendapat dari para tokoh ulama, ustaz ataupun kyai agar menemukan jawabannya.
Semoga bermanfaat.
(hap)
Load more