News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sembarangan, Buya Yahya Kasih Wejangan untuk Mencari Jodoh

Dalam sebuah kesempatan ceramah di majelis taklim, Pendakwah Buya Yahya beri nasihat singkat atau wejangan soal hakikat mencari jodoh, mencari pasangan hidup.
Selasa, 16 April 2024 - 19:57 WIB
Buya Yahya beri wejangan untuk mencari pasangan hidup.
Sumber :
  • Istock Photo

tvOnenews.com - Dalam sebuah kesempatan ceramahnya, pendakwah kondang Buya Yahya ungkap nasihat singkat soal jodoh atau mencari pasangan hidup, jangan sembarangan dan hanya memikirkan diri sendiri.

Mencari jodoh atau pasangan hidup bukan sesuatu hal yang mudah, banyak tantangan, godaan, serta pertimbangan untuk mencari pasangan yang terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya terbaik buat kita, tetapi untuk orang tua juga. Sejatinya pernikahan adalah mengikat dua keluarga.

Buya Yahya, pendakwah. 

Dalam kesempatan kajiannya, Buya Yahya mendapat pertanyaan dari jamaahnya untuk dimintai nasihat tentang mencari jodoh.

Menjawab hal tersebut, Buya Yahya mengatakan kalau pertimbangan jika ingin menikah dan mencari pasangan adalah dengan melihat pasanganmu sebelum menikah.

"Lihat lah pasanganmu dengan mata melek beneran, tapi jika telah menjadi pasanganmu, pandanglah dengan mata remang-remang, jangan kebalik," ungkapnya dilansir dari Youtube Al-Bahjah TV.

Buya Yahya mengatakan bahwa seperti sesuatu yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, yakni dengan memilih dengan yang benar.

"Jadi pilih dulu dong, jangan asal saja ketemu di internet, fotonya editan, diterima, pusing, lahir batinnya nggak dapet," ungkapnya.

"Makanya kalau ingin mencari pasangan, kita harus tahu dan tahunya pun tidak langsung dari diri Anda sendiri," ucapnya.

"Sebab, kalau Anda tanya kepada orang yang bersangkutan langsung, makanya aku mohon maaf budaya yang harus kita singkirkan budaya pacaran," jelasnya.

Hal ini karena menurut Buya Yahya, pacaran itu ada bohong-membohongi.

Seperti menahan amarah, padahal kenyataannya dia sering marah.

Makanya dalam Islam, Buya Yahya menyatakan kalau Anda seorang wanita ingin tahu hakikatnya seorang laki-laki, bukan dengan cara bertanya kepadanya.

Karena kalau Anda bertanya bagaimana sifatnya, dia akan menjawab dengan yang baik-baik saja.

Cukup Anda bertanya siapa yang dekat dengan dia (laki-laki). "Dia akan bercerita tentang sifat wataknya, selesai," ungkapnya.


Ilustrasi pasangan suami istri. (iStock Photo/Vershinin)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya bagi laki-laki jika ingin mengetahui seorang perempuan, tanya juga dia dekat dengan siapa.

"Atau bahasa lain, bisa juga dengan kirim adik perempuan-mu, suruh duduk seminggu perempuan itu, akan tahu dia (wataknya)," terangkan Buya Yahya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT