News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Disepelekan, Tapi Pahala di Bulan Ramadhan Bisa Seketika Hilang Karena Melakukan ini, Buya Yahya Bilang Awas…

Banyak orang yang percaya kalau Setan dikurung selama bulan Ramadhan, namun tanpa sadar manusia masih kerap melakukan perbuatan ini hingga menghilangkan pahala
Sabtu, 23 Maret 2024 - 22:20 WIB
Buya Yahya jelaskan perbuatan yang memiliki dosa besar namun tak disadari
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Banyak orang yang percaya kalau Setan dikurung selama bulan Ramadhan, namun tanpa sadar manusia masih kerap melakukan perbuatan ini hingga menghilangkan pahala.

Sebab, perbuatan ini termasuk dosa besar dan berbahaya meski tanpa sadar telah dilakukan. Sehingga pahala yang telah dikumpulkan di bulan Ramadhan akan sia-sia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, perbuatan dosa besar ini juga dapat merusak hubungan antar manusia. Maka tak heran bila Islam melarang manusia untuk melakukannya.

Oleh karena itu, sebisa mungkin perbuatan ini dihindari, baik secara sadar maupun tak sadar. 

Lalu, perbuatan apa yang memiliki dosa besar hingga merusak pahala di bulan Ramadhan?

Pada satu kesempatan, Buya Yahya menjelaskan terdapat perbuatan yang dapat menciptakan dosa besar bila dilakukan umat Islam.

Seperti apa penjelasan dari Buya Yahya mengenai hal ini? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir dari tayangan pada kanal YouTube Buya Yahya, pendiri pondok pesantren Al Bahjah ini mengungkapkan bahwa terdapat perbuatan yang bisa menimbulkan dosa besar.

Namun, manusia kerap tidak menyadari kalau perbuatan ini dapat memberikan dampak yang luar biasa.

"Akan tetapi ada satu dosa yang kadang kita tidak sadari padahal itu dosa gede banget," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube miliknya.


Buya Yahya. (Ist)

Bahkan, dosa ini sangat mudah untuk dilakukan semua orang, baik dalam keadaan sadar maupun tanpa disadari. 

Perbuatan ini dapat menimbulkan dosa yang besar dan sangat berbahaya.

"Cuman enggak ada yang grebek, sehingga tobatnya juga susah, dan berbuat dosanya gampang banget," ujarnya.

Dosa besar yang dimaksud Buya Yahya yaitu dosa menggunjing atau membicarakan orang lain.

"Yaitu dosa menggunjing, ngomongin orang lain, yang kalau orang itu mendengar pasti nggak senang," jelasnya.

Setiap pembicaraan tentang orang lain yang membuat orang tersebut marah, itulah menggunjing dan termasuk dosa besar.

"Ini namanya menggunjing, dosa besar," kata Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini kalau kita menceritakan tentang orang yang kalau dia mendengar akan marah," sambungnya.

Meskipun yang dibicarakan itu benar terjadi, tetap tidak diperbolehkan untuk menggunjing orang lain.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT