GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serunya Momen Narapidana di Cirebon Ikuti Pesantren Kilat Selama Ramadhan

Lapas Kelas I Kesambi Cirebon, Jawa Barat melaksanakan program pembinaan keagamaan kepada para narapidana dengan menyelenggarakan program pesantren kilat.
Sabtu, 23 Maret 2024 - 15:19 WIB
Sejumlah narapidana saat mengikuti kegiatan pembelajaran mengaji Al Quran di Lapas Kelas I Kesambi Cirebon, Jawa Barat, Jumat (22/3/2024)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kesambi Cirebon, Jawa Barat, melaksanaan program pembinaan keagamaan selama Ramadhan 1445 Hijriah dengan melaksana pesantren kilat bagi yang beragama Islam.

Kepala Lapas Kelas I Kesambi Cirebon Yan Rusmanto di Cirebon, Jumat, menjelaskan setiap harinya terdapat 180 orang narapidana yang mengikuti program tersebut dengan kegiatan, seperti belajar mengaji Al Quran dan bimbingan ilmu keagamaan dalam pesantren kilat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secara umum kegiatan selama Ramadhan ini diikuti oleh seluruh napi beragama Islam secara bergiliran,” katanya, dikutip Sabtu (23/3/2024).

Sejumlah narapidana saat mengikuti kegiatan pembelajaran mengaji Al Quran
(Sejumlah narapidana saat mengikuti kegiatan pembelajaran mengaji Al Quran)

Ia mengatakan sejumlah petugas dari Kantor Kementerian Agama dan beberapa pengajar dari pondok pesantren terdekat ikut dilibatkan untuk membekali narapidana dengan ilmu agama yang kuat.

Menurut Yan, para pengajar itu memberikan tausiyah keagamaan dan membimbing warga binaan yang belum fasih membaca Al Quran dengan melatih mereka agar memahami ilmu tajwid secara benar.

Selain itu, narapidana juga diberikan ruang untuk meningkatkan kegiatan ibadah selama Ramadhan dengan melaksanakan shalat dhuha dan membaca shalawat sampai waktu maghrib.

"Begitu masuk maghrib, kami membatalkan dulu berpuasa dan dilanjutkan dengan shalat maghrib berjamaah. Kemudian setelah itu, jeda terlebih dahulu sampai waktu shalat isya tiba,” ujarnya.

Yan menambahkan para narapidana juga diharuskan mengikuti shalat berjamaah dan tadarus bersama selama Ramadhan agar kebiasaan ini melekat pada diri mereka setelah bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami meminta kepada para penghuni tiap blok untuk mengikuti shalat berjamaah dan dilanjutkan tarawih dan tadarus,” katanya.

Meskipun ada beberapa keterbatasan, namun para warga binaan di Lapas Kelas I Kesambi Cirebon tetap bersemangat mengikuti program Ramadhan ini.
 
“Keterbatasan ini tidak mengurangi semangat mereka. Harapan kami program ini bisa membekali mereka ke depannya," tuturnya.
 
Sementara itu, Nurdin (38), salah satu warga binaan, mengatakan melalui program ini dirinya bisa lebih jauh memperdalam ilmu agama Islam serta meningkatkan ketakwaan.
 
Dia bersyukur bisa mengisi waktu selama Ramadhan dengan hal-hal positif, dengan mengikuti kegiatan tersebut. "Semoga kegiatan ini bisa menambah pahala kami," ucap dia. (ant/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Banyak yang menilai ini sebagai momen kebangkitan Ezra setelah cukup lama absen dari Timnas Indonesia
Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Khabib Nurmagomedov ternyata pernah mengajukan permintaan tak lazim kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Apakah itu?
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT