News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Gembira! Kabupaten Bekasi Bebaskan Retribusi Tempat Pemakaman Umum

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat membebaskan biaya retribusi tempat pemakaman umum yang dikelola pemerintah daerah setempat.
Senin, 26 Februari 2024 - 15:43 WIB
Tempat Pemakaman Umum Kebalen di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sumber :
  • ANTARA

Bekasi, tvOnenews.com- Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat membebaskan biaya retribusi tempat pemakaman umum yang dikelola pemerintah daerah setempat.

"Untuk tempat pemakaman umum (TPU) memang mulai tahun ini sudah tidak ada lagi retribusi ya," kata Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi Nur Chaidir di Cikarang, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan pembebasan biaya dimaksud mengacu peraturan daerah terkait retribusi sebagai turunan Undang-Undang Nomor 1 tahun 2022 menyangkut hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Chaidir menjelaskan saat ini terdapat lima TPU di bawah pengelolaan Pemerintah Kabupaten Bekasi yakni TPU Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan; TPU Wanajaya, Kecamatan Cibitung; TPU Kebalen, Kecamatan Babelan; TPU Karangbahagia, Kecamatan Karangbahagia; serta TPU Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat.

"Kelima TPU tersebut dapat digunakan oleh seluruh warga Kabupaten Bekasi," ucapnya.
 

tvonenews

Disperkimtan Kabupaten Bekasi juga membuka pelayanan informasi TPU untuk mempermudah masyarakat yang membutuhkan sarana dan prasarana pemakaman.

"Tidak hanya sebatas TPU, kami juga buka layanan tata cara pengajuan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum), berikut permohonan pemanfaatan baik untuk sarana ibadah, pendidikan, kesehatan, maupun lainnya. Masyarakat bisa langsung datang ke kantor atau mengakses melalui layanan secara daring atau online yang telah kami sediakan," katanya.

Pengelola Sarana dan Prasarana Pemakaman Umum TPU Wanajaya Sadeli membenarkan terhitung sejak Januari 2024 tempat pemakaman umum yang dikelola Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah gratis atau tanpa dipungut biaya retribusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk lahan di kita masih luas, dari 37 hektare lahan tersedia baru terpakai kurang lebih tiga hektare untuk pemakaman muslim dan satu hektare untuk pemakaman nonmuslim," katanya.

Sadeli memastikan pelayanan di TPU Wanajaya tetap berjalan optimal meskipun retribusi pemakaman umum telah dihapuskan.

"Kenyamanan pengunjung tetap jadi prioritas kami. Kebersihan terus kita jaga, pekerjaan gali tanah kubur kita gratiskan," kata dia.(ant/bwo)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT