News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Sampai Usia 40 Tahun? Jangan Main-main Lagi, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Sebelum Ajal Menjemput Sebaiknya…

Bagi seseorang yang telah memasuki usia 40 tahun, maka sebaiknya harus berhati-hati. Ustaz Adi Hidayat mengingatkan sudah seharusnya memikirkan tentang kematian
Sabtu, 3 Februari 2024 - 17:38 WIB
Ustaz Adi Hidayat Jelaskan apa yang harus disiapkan ketika memasuki usia 40 tahun
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kematian memang menjadi rahasia Allah SWT, tidak ada yang tahu tentang kapan dan dimana seseorang akan meninggal dunia, terlebih lagi mengenai umur seseorang. 

Namun, bagi seseorang yang telah memasuki usia 40 tahun, maka sebaiknya harus berhati-hati. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang pendakwah, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan apabila Anda mulai memasuki usia 40 tahun sudah seharusnya memikirkan tentang kematian.

Maka, persiapkan bekal untuk di akhirat, khususnya bagi yang sudah memasuki usia 40 tahun.

Seperti apa penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat mengenai peringatan ini? Simak informasinya berikut ini.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan pada tayangan di YouTube Adi Hidayat Official, usia 40 tahun menjadi momen yang tepat untuk mempersiapkan bekal akhirat sebelum ajal menjemput.

Meski tak ada jaminan mengenai surga atau neraka, namun akan lebih baik untuk kembali perkuat iman di saat usia 40 tahun.

"Seseorang yang sudah sampai usia 40 tahun, maka Allah mengingatkan ia untuk menyiapkan 5 bekal utama, sebelum ia kembali kepada Allah SWT," ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan di YouTube Adi Hidayat Official.

"Hati-hati yang sudah berusia 40 tahun, jika Anda tidak memiliki 1 diantara 5 ini, Anda perlu khawatir, sebab ini peringatan dari Al-Qur'an" sambungnya.

Apa sajakah 5 bekal utama untuk mempersiapkan ajal? Berikut penjelasannya.


Ustaz Adi Hidayat. (Ist)

Doa Mensyukuri Hidup

Menurut ulama asal Pandeglang ini, seharusnya doa untuk mensyukuri hidup sudah dilakukan sejak lama.

Namun, di usia 40 tahun menjadi usia yang paling tepat, sebab sudah cukup lama hidup di dunia. Salah satunya, dengan menggunakan panca indera pada hal yang baik.

"Amanat pertama, dia musti memperbanyak doa kepada Allah SWT agar dibimbing mensyukuri nikmat hidup, plus bisa meningkatkan bakti pada orang tua," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat mengatakan jika anda sudah sampai usia 40 tahun, pertama Anda memohon doa kepada Allah untuk dibimbing terus bersyukur kepada Allah.

"Ini yang mau saya tegaskan, apa itu syukur? tidak ada makna lain selain syukur yang tertuang dalam Al-Qur'an dan Hadis, kecuali ungkapan kebahagiaan atas nikmat yang Allah berikan kepada kita," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT