GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Jokowi di Harlah ke-78 Muslimat NU Menjelang Pemilu : Jangan Mau Diadu Domba

Presiden Joko Widodo atau Jokowi hadir di acara hari lahir (harlah) ke-78 muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (20/1/2024).
Sabtu, 20 Januari 2024 - 19:22 WIB
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat Hadiri Rangkaian Hari Lahir (Harlah) ke-78 sekaligus HUT NU ke 101, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (20/1/2023)
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi hadir di acara hari lahir (harlah) ke-78 muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (20/1/2024).

Dalam acara tersebut, Jokowi memberikan pengarahan kepada ribuan muslimat NU yang hadir pada acara tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya terkait menjelang pemilihan umum (pemilu) yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024.

Dalam harlah Muslimat NU itu, Presiden Jokowi menghimbau agar masyarakat tetap menjaga ketertiban dan tidak saling menghujat hanya karena berbeda pilihan di Pemilu 2024.


Presiden Jokowi saat Hadiri Rangkaian Harlah ke-78 sekaligus HUT ke-101 NU di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (20/1/2023)

"Pemilu itu sangat penting dan menentukan, tapi kita tidak ingin gara gara pemilu, gara gara beda pendapat, gara gara beda pilihan, justru kita saling menghujat," katanya. 

Jokowi juga menyampaikan, bahwa masyarakat jangan mau diadu domba oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat menimbulkan kisruh di pemilu mendatang.

"Tidak boleh saling menghina, tidak boleh saling menjelekkan, sama tetangga tidak saling sapa tidak boleh, sesama warga saling berkelahi juga tidak boleh, jangan mau kita diadu domba oleh seperti itu, jangan mau kita dibentur benturkan oleh seperti itu," ungkapnya.

Dirinya menuturkan, bahwa yang lebih penting adalah masyarakat tetap menjaga kondusifitas dan menjaga kesatuan keutuhan Indonesia.

"Karena yang lebih penting dari semua itu, keutuhan bangsa, kesatuan bangsa, ketununan bangsa," tuturnya.

Seperti diketahui Ratusan ribu Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) meramaikan hari lahir (harlah) ke-78 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panitia Harlah ke-78 Muslimat NU memperkirakan terdapat sekitar 150.000 anggota yang dibawa ke lokasi acara itu dengan menggunakan 2.995 bus. Mereka berasal dari 34 Pengurus Wilayah (PW) dan 534 Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU.

Acara tersebut juga dihadiri Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Muslimat NU berasal dari 11 negara antara lain Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok, Jerman, Inggris dan Jepang. (aha)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT