Rajab, Bulan Pendakian Spiritual Seorang Muslim
- tim tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Kalender hijriah 1445 H, pada hari ini telah memasuki bulan Rajab.
Rajab diambil dari kata "tarjib" yang berarti "pengagungan".
Namun ada juga ulama yang mengatakan Rajab artinya "ashab" yang berarti mengalir/menuang".
Sudah menjadi pandangan umum bagi kaum muslimin sedunia, bahwa di bulan Rajab ini umat Islam merayakan peristiwa Isra Mi’raj.
Isra Mi’raj adalah manifestasi dari produk spirit perjalanan manusia menuju Tuhan.
![]()
Rajab, Bulan Pendakian Spiritual Seorang Muslim (Sumber: pixabay/yusseyhan)
Dimana Allah SWT memperjalankan Nabi Muhammad Saw dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsa lalu naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima gambaran tentang dunia alam semesta dan kemudian menerima wahyu perintah shalat lima waktu.
Selain merayakan peristiwa Isra Mi’raj, setiap Muslim diharapkan menjadikan bulan Rajab ini sebagai momentum titik awal untuk meningkatkan mutu ritual ibadahnya.
Terutama ibadah shalat yang senantiasa akan memberi kekuatan spirit bagi perubahan-perubahan perilaku setiap individu muslim.
Ciri utama dibangunnya kekuatan spirit seorang Muslim adalah dengan terus menerus menempa untuk meningkatkan mutu ibadah ritual dengan membersihkan, mensucikan jasmani, rohani sebagai kendaraan ruhani menuju jalan yang diridhoi Allah SWT.
![]()
Rajab, Bulan Pendakian Spiritual Seorang Muslim (Sumber: pexels)
Untuk menuju perjalanan kepada Tuhan dalam arti beribadah, seorang Muslim haruslah terlebih dahulu melakukan pembersihan.
Pensucian diri sebagaimana yang digambarkan dalam peristiwa Isra Mi’raj.
Sebagaimana diketahui, sebelum Nabi Muhammad Saw diperjalankan ke sidratul muntaha, Rasulullah dibersihkan dulu rohaninya, seluruh isi hatinya dan isi pikirannya.
Kemudian setelah dibersihkan, rohani Nabi Muhammad SAW diisi dengan ruh-ruh yang akan bisa menerima sebuah wahyu yang sangat besar yaitu perintah shalat lima waktu.
Peristiwa Isra Mi’raj di bulan Rajab ini menggambarkan bagi setiap individu muslim yang ingin mensucikan diri, harus dengan menyiapkan diri di bulan Rajab.
Adapun menyiapkan diri yang dimaksud adalah dengan dibangunnya ibadah ritual shalat, puasa dan zikir.
Semua itu adalah kendaraan rohani yang harus dipersiapkan agar memiliki kekuatan yang sangat kuat, sangat cepat dan memiliki energi yang bisa mengantarkan rohani mencapai derajat fitrah.
Load more