Dua Cara Taubat dari Ghibah yang Diajarkan oleh Nabi, Buya Yahya: Pastikan Dulu Kau Akan Berhenti Menggunjing Dahulu
- pexels
Buya Yahya mengatakan ada cara yang diajarkan oleh Rasulullah bagi yang terlanjur ghibah.
“Nabi mengajarkan jika engkau sudah terlanjur menggunjing seseorang, pertama pastikan kau akan berhenti menggunjing,” kata Buya Yahya.
Jika tidak berhenti maka pahala akan habis.
“Pahala ambil kembali dengan cara berhenti ghibah,” saran Buya Yahya.
Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa ada dua cara taubat bagi yang pernah melakukan ghibah atau menggunjing orang, berikut penjelasannya.
Taubat Pertama
Cara taubat dari ghibah yang pertama adalah dengan mengatakan kebaikan orang tersebut di tempat Anda menjelekkannya.
“Kemudian cara bertaubatnya bagaimana? Pertama adalah seperti engkau menyebut kejelekannya, maka sebutlah kebaikan di tempat engkau pernah menyebut kejelekannya,” ujar Buya Yahya.
“Sebutlah kebaikannya di tempat engkau menyebut kejelekannya,” sambung Buya Yahya.
Taubat Kedua
Kemudian cara taubat dari ghibah yang kedua kata Buya Yahya adalah dengan memohon ampunan untuk kita dan dirinya.
“Beristighfarlah untukmu dan dia,” saran Buya Yahya.
“Mintalah engkau ampunan kepada Allah, untukmu dan dia,” lanjut Buya Yahya.
Berikut lafadz doa taubat dari ghibah, arab dan latin serta artinya.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلَهُ
Allahummaghfirli wa lahu
Artinya: Ya Allah, ampuni diriku dan dia
“Setiap ingat itu, Anda membaca doa Allahummaghfirli wa lahu,” kata Buya Yahya.
Buya Yahya mengingatkan dalam dosa besar yang bernama ghiba yang utama adalah berhenti menggunjing.
“Kemudian setelah itu ya taubatlah. Menyesal tidak akan mengulangi lalu berusaha untuk menyebut kebaikannya,” kata Buya Yahya.
Kemudian Buya Yahya menyarankan kepada setiap Muslim untuk hati-hati dengan ghibah atau menggunjing.
“Hati-hati menggunjing itu seram banget. Dosa dosa besar yang kadang tidak dicermati adalah menggunjing,” ujar Buya Yahya.
Padahal kata Buya Yahya, ghibah dosanya juga tak kalah besar dengan zina atau judi.
“Mana ada orang nguber-nguber menggunjing padahal dosanya enggak kalah gede (dari zina dan judi),” kata Buya Yahya.
Oleh sebab itu, Buya Yahya sangat mengingatkan kepada siapa saja agar jangan pernah berani membicarakan kejelekan siapapun.
Load more