GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Tak Perlu Minum Obat Tapi Penyakit Pernah Sembuh Saat Berobat ke Dukun, Bolehkah Datang Lagi? Buya Yahya Bilang Begini...

Buya Yahya menjelaskan bahwa jika penyakit sembuh saat berobat ke dukun atau paranormal itu bisa jadi sebuah istidraj. Sebaiknya umat Islam berhati-hati karena
Selasa, 19 Desember 2023 - 17:48 WIB
Meski Tak Perlu Minum Obat Tapi Penyakit Pernah Sembuh Saat Berobat ke Dukun, Bolehkah Datang Lagi? Buya Yahya Bilang Begini...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Mungkin bukan menjadi rahasia umum lagi jika berobat ke dukun menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk mengobati penyakit.

Tak sedikit pula masyarakat yang percaya bahwa berobat ke dukun bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengobatan yang dilakukan pun memiliki keunikan tersendiri, terutama dari cara pengobatan seperti adanya ritual khusus dan sebagainya.

Hal inilah yang menjadi kepercayaan bagi sebagian masyarakat untuk berobat ke dukun dibanding pergi ke dokter.

Lantas bagaimanakah fenomena ini dalam kacamatan Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.

Dilansir dari YouTube resminya, Selasa (19/12/23) berikut adalah penjelasan Buya Yahya terkait hukum berobat ke dukun dari kacamata Islam.

Pertama-tama, sebagai seorang muslim yang perlu diwaspadai adalah segala tindakan yang termasuk menyekutukan Allah.

Salah satu contohnya dalam kasus ini misalnya percaya kepada selain Allah yaitu percaya kepada seorang dukun. 

Banyak juga dukun atau paranormal menggunakan doa-doa sebagai kedok pengobatan yang dilakukan untuk menarik calon konsumennya seperti orang-orang muslim.

Pengobatan Dukun Berkedok Doa, Hukumnya Dalam Islam?

Padahal jelas-jelas umat Islam dilarang untuk mendatangi dukun atau paranormal dan mempercayai apa yang dilakukannya sebagai praktek perdukunan atau pengobatan.

Lantas bagaimana jika ternyata seseorang yang pernah pergi dukun dan sembuh dari penyakit? 

Buya Yahya menjelaskan bahwa Allah sudah memberikan obat bagi segala penyakit yang diturunkan kepada makhluk ciptaan-Nya. 

"Di dalam bab penyakit, Allah memerintahkan kita untuk ikhtiar mencari obat, sehingga tidak ada sakit yang Allah turunkan kecuali ada obat yang Allah berikan," ungkap Buya Yahya.

Cara berobat yang dimaksud adalah mengunjungi dokter sebagai orang yang ahli dalam ilmu kesehatan dan bisa pula melalui jalan rukyah.

"Di antara cara berobat adalah kepada ahlinya atau dokter, di antaranya cari obat adalah dengan cara rukyah," terang Buya Yahya. 

Buya Yahya menjelaskan rukyah secara sederhana adalah cara pengobatan melalui doa-doa yang dibacakan oleh ahli iman atau orang shaleh seperti ulama, kyai atau ustadz.

Dalam Islam, rukyah mampu menangkal dan mematahkan sihir yang masuk ke tubuh seseorang sehingga ia terkena penyakit.

"Rukyah adalah salah satu cara pengobatan, ke dokter adalah salah satu cara, jadi cara berobat tuh macem-macem," kata Buya Yahya. 

"Rukyah ini adalah pengobatan melalui lafadz-lafadz yang khusus, yang akan terjadi karena lafadz yang dibaca tadi adalah kesembuhan dari penyakit dan sesuatu yang menjadikan seseorang itu hancur (sihir)," sambungnya. 

Sementara itu doa-doa yang dituliskan menurut Buya Yahya secara bahasa disebut dengan jimat, tentunya doa yang sesuai dengan syariah dan sunnah Rasulullah SAW. 

"Maka doa yang dibacakan itu namanya rukyah, kalau ditulis namanya jimat," ujar Buya Yahya. 

"Maka jimat sendiri hukumnya sendiri, tidak semuanya syirik, dilihat dulu niatnya seperti apa," sambung pimpinan pondok pesantren tersebut.

Namun tidak sedikit orang yang datang berobat ke dukun yang seolah-olah menggunakan doa-doa untuk pengobatan sesuai syariah.

Ilustrasi berobat ke dukun dengan ritual-ritual. Source: istockphoto

Padahal, seperti kita ketahui bahwa dukun atau paranormal tidak pernah menjalankan syariat Islam seperti shalat, berdoa dan sebagainya.

Bahkan mereka juga kerap mencampur aduk antara doa satu dengan doa lain yang berhubungan dengan animisme.

Sementara rukyah yang benar adalah yaitu doa-doa yang dipanjatkan orang-orang beriman dengan harapan meminta kepada Allah untuk kesembuhan seseorang.

"Rukyah itu dengan Al Quran, dengan nama-nama Allah, berdoa itu rukyah," jelas Buya Yahya. 

Maka dari itu sebaiknya berhati-hati jika datang ke dukun atau paranormal yang berkedok doa-doa dalam praktek pengobatannya.

"Wong dia enggak kenal Allah, enggak shalat, kok anda minta doa," tegas Buya Yahya kepada para jamaah. 

Akan tetapi mengapa penyakit seseorang bisa sembuh jika dukun tersebut bahkan melanggar syariat Islam? 

Buya Yahya menyampaikan dan memberi ilustrasi seperti seseorang datang ke dokter palsu.

Maka bisa jadi penyakit seseorang kebetulan bisa sembuh tapi pasti sakit yang lebih parah akan datang di kemudian hari.

"Ya kayak tadi pergi ke dokter bohongan sembuh tapi penyakit yang lain kena, apa itu, iman mu yang hilang," papar Buya Yahya. 

"Rukyah ke orang yang tidak shalat imanmu yang hilang," ujarnya. 

Kemudian permasalahan keimanan ini tentunya akan semakin merambat ke berbagai aspek dalam kehidupan, ini yang harus diwaspadai umat Islam menurut Buya Yahya. 

"Nanti percaya ke orang yang tidak shalat dengan yang shalat. Enggak boleh dong kalau memang terbukti dia tidak shalat," ucap Buya Yahya.

Buya Yahya juga menjelaskan kenapa doa dari dukun bisa dikabulkan sementara itu melanggar syariat Islam.

Hal tersebut sesungguhnya merupakan sebuah istidraj dari Allah yang harus diwaspadai.

"Tapi sembuh, bukan dikabul oleh Allah, istidraj, justru akan menjadi sebab terjerumus kita. Tidak boleh kita meminta doa kepada orang yang melanggar syariat," tegas Buya Yahya. 

Buya Yahya juga berpesan agar kita tidak sembarangan untuk berobat, lebih baik pergi ke tempat pengobatan yang jelas dan ditangani oleh ahlinya seperti dokter.

"Jadi, berobatnya harus mikir," pungkas Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(udn)

Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT