Tafsir Surah Al Baqarah Ayat 83: Perjanjian dengan Bani Israil
- istockphoto
Demikian juga kepada kerabat, yaitu mereka yang mempunyai hubungan dengan kedua orang tua, serta kepada anak-anak yatim yakni mereka yang belum baligh sedang ayahnya telah wafat,
Dan juga kepada orang-orang miskin, yaitu mereka yang membutuhkan uluran tangan.
Dan bertuturkatalah yang baik kepada manusia seluruhnya tanpa kecuali.”
Setelah memerintahkan hal-hal yang dapat memperkuat hubungan kekeluargaan dan hubungan sosial lainnya,
Allah menyusulinya dengan sesuatu yang terpenting dalam hubungan dengan Allah,
“Laksanakanlah shalat sebaik mungkin dan secara istiqamah, dan tunaikanlah zakat dengan sempurna.”
Itulah perjanjian yang kamu mereka sepakati dengan Allah, wahai Bani Israil.
Tetapi kemudian kamu berpaling dengan mengingkari janji itu, kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu masih menjadi pembangkang.
Betapa objektif Al-Qur'an dalam menilai manusia; salah satu buktinya tampak pada ayat ini.
Di sini dinyatakan bahwa tidak semua individu Bani Israil mengingkari perjanjian, seperti diisyaratkan dengan kalimat
“kecuali sebagian kecil dari kamu.”
Ini menunjukkan bahwa dalam setiap periode kehidupan Bani Israil atau bangsa-bangsa lain selalu saja ada sekelompok kecil yang tetap berjalan lurus dengan mengikuti suara hati nuraninya untuk selalu berbuat baik, seperti dapat kita baca pada Surah Ali Imran 3: 113.
Tafsir Tahlili

Tafsir Surah Al Baqarah Ayat 83: Perjanjian dengan Bani Israil (istockphoto)
Allah mengingatkan Nabi Muhammad saw, ketika Dia menetapkan atas Bani Israil akan janji yang harus mereka penuhi, yaitu bahwa mereka tidak akan menyembah sesuatu selain Allah.
Allah melarang mereka beribadah kepada selain Allah, biarpun berupa manusia atau berhala dan lain-lain, karena hal itu berarti mempersekutukan Allah dengan benda-benda tersebut.
Menyembah kepada selain Allah adakalanya dengan perbuatan-perbuatan yang lain yang berupa mengagungkan sesuatu yang disembah itu.
Agama Allah yang dibawa oleh para utusan-Nya semua menekankan untuk menyembah Allah yang Maha Esa dan tidak mempersekutukan-Nya dengan suatu apa pun, seperti firman Allah:
۞ وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا
Load more