Tafsir Surah Al Isra Ayat 7, Tentang Bani Israil: Apabila Datang Kerusakan yang Kedua, Kami Bangkitkan Musuhmu untuk Menyuramkan Wajahmu
- pixabay/shzern
Mereka akan menjadi bangsa yang tertindas dan terjajah.
Sedang keburukan yang mereka rasakan di akhirat ialah azab api neraka sebagai siksaan yang paling pedih.
Lalu Allah mengungkapkan kembali hukuman sebagai akibat kejahatan yang dilakukan Bani Israil untuk kedua kalinya.
Pada saat itu, Allah membiarkan mereka dalam keadaan kacau-balau ketika musuh-musuh datang untuk menaklukkan mereka.
Kekalahan kedua ini benar-benar mereka rasakan sebagai penderitaan yang tiada tara dan mempermalukan mereka.
Musuh memasuki Masjidil Aqsa secara paksa dan sewenang-wenang untuk merampas kekayaan yang mereka simpan dan menghancurkan syiar-syiar agama mereka, seperti yang dilakukan pada penaklukan pertama.
Dengan demikian, mereka merasakan penderitaan yang berlipat ganda.
Mereka mengalami penderitaan materiil berupa kehilangan kekuasaan, harta benda, dan wanita-wanita yang dijadikan tawanan oleh musuh. Mereka juga mengalami penderitaan moril karena tempat-tempat suci dan lambang-lambang kesucian agama mereka dilecehkan dan dihancurkan.
Menurut sejarah, yang menghancurkan mereka untuk kedua kalinya adalah bangsa Romawi yang kemudian menguasai Palestina.
Mereka membunuh dan menawan orang-orang Yahudi serta menghancurkan Baitul Maqdis dan kota-kota yang lain.
Kaisar Romawi pertama yang memasuki Baitul Maqdis adalah Kaisar Titus pada tahun 70 Masehi.
Ia membakar Masjidil Aqsa, dan merampas barang-barang berharga yang terdapat di dalamnya, sehingga dalam peristiwa ini kurang lebih 1 juta orang Yahudi tewas.
Selanjutnya Kaisar Hadrianus yang memerintah dari tahun 117 sampai dengan 158 Masehi, juga menguasai Baitul Maqdis dan melakukan berbagai tindakan perusakan di masjid itu.
Hadrianus mengubah kota ini menjadi Aelina Capitolian (kota Aelina).
Masjidil Aqsa diruntuhkan dan di atasnya didirikan sebuah bangunan yang dinamai Yupiter Capitolina.
Lalu kerajaan Yahudi juga dihancurkan sehingga bangsa Yahudi tidak mempunyai kerajaan lagi.
Mereka bercerai-berai ke segenap penjuru dunia.
Peristiwa ini terjadi tahun 132 Masehi.
Itulah lafadz, arti dan tafsir dari Surah Al Isra ayat 7 yang dilansir tvOnenews.com dari Kementerian Agama (kemenag).
Semoga artikel ini bermanfaat.
Disarankan bertanya langsung kepada ulama, pendakwah atau ahli agama Islam, agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.
Load more