GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejarah Indonesia yang 'Dihilangkan' di Buku Sejarah? Ustaz Adi Hiayat Bilang Ternyata...

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa ada sejarah Indonesia yang dihilangkan dari buku sejarah bahwa ada peran ulama dalam kemerdekaan Indonesia. Salah satunya rumah tempat proklamasi yang merupakan wakaf dari
Kamis, 17 Agustus 2023 - 15:21 WIB
Sejarah Indonesia yang 'Dihilangkan' di Buku Sejarah Ustaz Adi Hiayat Bilang Ternyata...
Sumber :
  • tim tvOnenews

tvonenews.com - Ustaz Adi Hidayat dalam salah satu kajiannya menyampaikan bahwa ada sejarah Indonesia yang dihilangkan dari buku sejarah.

Sejarah tersebut salah satunya yakni peran para ulama dan habib dalam mencetuskan, merumuskan, dan mengawal kelahiran sampai kemerdekaan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat atau UAH, menyampaikan bahwa peran para ulama atau habib bahkan jauh dari sebelum 17 Agustus 1945, yakni sekitar tahun 1919.

Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang sejarah Indonesia berikut ini.

Sejarah Indonesia yang 'Dihilangkan'. Dari kiri ke kanan, KH. Ahmad Dahlan, Syekh Faradj bin Martak, H.O.S. Tjokroaminoto. Source: kolase tim tvOnenews

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa, pada masa itu ada empat orang ulama yang berkumpul di wilayah Krukut, Jakarta Utara.

Ulama tersebut diantaranya Sayyid Al-Fakher, Sayyid Abdurrahman, Sayyid Muhammad, dan Sayyid Sehaq yang berkumpul dan merumuskan untuk mengatasi penjajahan Belanda.

"Dirumuskan oleh ulama, oh kita ini berjuang terpecah-pecah tidak bersatu. Kita kalah di pendidikan, kita kalah dalam logistik. Maka dirumuskanlah oleh mereka, dibuatlah perhimpunan Jamiatul Kheir," terang Ustaz Adi Hidayat dalam YouTube Audio Dakwah, Kamis (17/08/23).

Setelah berdirinya Jamiatul Kheir, kemudian diundang para ulama untuk berkumpul dan disepakati pendidikan yang berkualitas, ekonomi, perdagangan, ilmu politik.

Tahun 1911 mereka mengundang alim ulama besar, Syekh Surkati atau orang yang ahli dari kitab, yang berasal dari Sudan.

Kemudian dari situ, berkumpullah ahli lain, termasuk KH. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah.

Selanjutnya ada KH. Samanhudi yang berasal dari Solo, mengisiasi perkumpulan para pengusaha dengan mendirikan Sarekat Dagang Islam (SDI). 

Sarekat Dagang Islam merupakan organisasi ekonomi yang berdasarkan pada agama Islam dan perekonomian rakyat sebagai dasar penggeraknya.

Raden Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto (Ponorogo, 16 Agustus 1882 – 17 Desember 1934), lebih dikenal di Indonesia sebagai H.O.S. Tjokroaminoto

Untuk urusan ilmu politik, diinisiasi oleh H. Oemar Said, atau lebih dikenal di Indonesia sebagai H.O.S. Tjokroaminoto, yang berasal dari Surabaya.

"300 tahun tidak terwujud kemerdekaannya, cuman dalam kisaran 30 tahun, berkumpul mereka semua. Link-nya disatukan, Solo, menghimpun para pengusaha yang support untuk kemerdekaan Indonesi," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Jakarta, Jogja, kasih pendidikan yang bagus. Sampai sekarang Jogja dikenal dengan kota pendidikan. Surabaya, support bagian Ilmu Politiknya, orasinya. Diantara murid H.O.S. Tjokroaminoto, adalah Ir. Soekarno," sambung UAH.

Menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat, tidak butuh waktu lama dari 1911-1945, hanya dalam kurun waktu 30 tahun. "17 Agustus, hari Jumat, bulan Ramadhan, jam 10 pagi, diikrarkan kemerdekaan Indonesia," tutur UAH. 

"Ketika diikrarkan, tempatnya, maaf teman-teman di buku sejarah cuman dituliskan jalannya. Jalan Pegangsaan Timur No. 56. MasyaAllah, apakah proklamasi dilakukan dijalan? Tidak, ternyata di halaman rumah," lanjutnya menegaskan.

Ustaz Adi Hidayat, kemudian menjelaskan bahwa Jalan Pegangsaan Timur merupakan kediaman orang Indonesia keturunan Yaman, bernama Faradj bin Said bin Awadh Martak atau dikenal dengan Syekh Faradj Martak.

Syekh Faradj bin Martak mewakafkan rumahnya untuk proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Syekh Faradj bin Martak adalah pengusaha sukses dari Solo sampai Surabaya, yang kemudian memberikan hadiah kepada Ir. Soekarno dengan mewakafkah rumahnya untuk proklamasi Indonesia.

Syekh Faradj bin Martak juga diberikan salinan ucapan terimakasih NKRI pada keluarga besar atas jasanya dalam mendukung kemerdekaan Indonesia.

"Dengan kemuliaan itulah kemudian terjadi kemerdekaan Indonesia. Dicantumkan di Undang-undang Dasar, atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, di pembukaan Undang-undang," terang Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

UAH kemudian menjelaskan bahwa hal tersebut yang menjadikan Undang-undang pasal 29 ayat 1. Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Jadi sila pertama di pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Jadi ada pengakuan disitu, negara Indonesia saja bisa sukses, bisa merdeka, lawan penjajah, hanya dengan maaf, maaf, bambu runcing. Merah darah, putih kain kafan, jadi bendera. Kalau bukan atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, mustahil ada kemerdekaan," tegas Ustaz Adi Hidayat.
(udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSSI Dukung Menpora Erick Cegah Predator Seksual Beraksi di Dunia Olahraga

PSSI Dukung Menpora Erick Cegah Predator Seksual Beraksi di Dunia Olahraga

PSSI sangat menyayangkan kekerasan seksual yang menimpa atlet.
Negara yang Jaraknya Dekat ke Amerika dan Punya Hubungan Sejarah Indonesia Ini Incar Patrick Kluivert Jelang Play-off Piala Dunia 2026

Negara yang Jaraknya Dekat ke Amerika dan Punya Hubungan Sejarah Indonesia Ini Incar Patrick Kluivert Jelang Play-off Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari timnas Suriname yang dikabarkan tengah berupaya merekrut dua legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert dan Clarence Seedorf ...
Jawaban Elkan Baggott setelah Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia oleh Pelatih Anyar John Herdman

Jawaban Elkan Baggott setelah Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia oleh Pelatih Anyar John Herdman

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji memastikan tidak ada cerita khusus di balik kembalinya bek Elkan Baggott ke Timnas Indonesia setelah absen lebih dari ..
PSSI Jawab Protes Pelatih Persib yang Sesalkan Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia

PSSI Jawab Protes Pelatih Persib yang Sesalkan Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia

Pemanggilan kiper untuk skuad Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 menuai perhatian. Penjaga gawang Persib Bandung Teja Paku Alam menjadi salah satu nama ..
Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Gelandang Thom Haye mendapat izin pulang ke Belanda dari pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelang laga melawan Borneo FC. Persib dijadwalkan menjalani ...
KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK bocorkan isi goodie bag berisi uang THR hasil pemerasan kepada sejumlah Kepala Dinas (Kadis) yang disiapkan oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL)

Trending

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Pertandingan yang dijadwalkan pada Minggu (15/3/2026), pukul 02.00 WIB ini memiliki arti penting bagi kedua tim. Berikut prediksi Al Khaleej vs Al Nassr.
Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Sebagian warganet menganggap batik terlalu Jawasentris untuk jersey rilisan anyar Timnas Indonesia. Kelme selaku sponsor aparel mengungkap alasan di balik ... -
Kapolri Beri Pesan Penting untuk Pemudik Soal Keselamatan

Kapolri Beri Pesan Penting untuk Pemudik Soal Keselamatan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berika pesan penting kepada masyarakat yang melaksanakan mudik untuk mengutamakan keselamatan di jalan. 
Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Pemain muda Rafa Raditya Abdurahman tengah menikmati momen penting dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia U-20. Bek berusia 18 tahun itu bersyukur.
Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

3 berita Timnas Indonesia populer: PSSI siapkan pemain naturalisasi baru, John Herdman bakal coret 18 pemain, hingga Ole Romeny klarifikasi rumor patah kaki.
PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

Sejumlah kabar menarik mewarnai perkembangan terbaru Timnas Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ini rangkuman 3 berita terpopuler yang paling banyak dibaca.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT