News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Demo Hukumnya Haram, Syaikh Assim Al Hakeem Tegaskan Bukan karena Takut Pemerintah, tapi...

Syaikh Assim Al Hakeem jelaskan bahwa hukum demo itu haram menurut Islam, namun bukan karena Syaikh Assim Al Hakeem takut kepada pemerintah, tapi sebabnya ini.
Sabtu, 5 Agustus 2023 - 16:18 WIB
Syaikh Assim Al Hakeem, hukum demo itu haram
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Syaikh Assim Al Hakeem merupakan seorang pendakwah asal Arab Saudi yang belakangan ini sedang viral di Indonesia.

Nama Syaikh Assim Al Hakeem sendiri sudah dikenal luas karena sering memberikan jawaban dari pertanyaan jemaah dengan cara yang unik dan lucu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Syaikh Assim Al Hakeem semakin viral setelah dirinya datang dan mengisi kajian di beberapa kota besar di Indonesia.

Salah satu kajian Syaikh Assim Al Hakeem menyinggung soal hukum demo atau demonstrasi yang menurutnya haram di dalam Islam.

Apakah demo haram karena Syaikh Assim Al Hakeem takut kepada pemerintah?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Dondy Tan, berikut penuturan Syaikh Assim Al Hakeem soal hukum demo atau demonstrasi menurut Islam.

Syaikh Assim Al Hakeem menyinggung masalah hukum demo setelah mendapat pertanyaan soal bagaimana seharusnya reaksi umat Islam atas kasus pembakaran Al Quran.

Menurut Syaikh Assim Al Hakeem, sebagai seorang Muslim harus bisa bijak dalam menyikapi segala sesuatu.

Jangan kemudian terbakar emosi yang justru merugikan citra umat Islam itu sendiri.

"Pertama, ya kita marah, kedua, kemarahan kita ada batasnya," kata Syaikh Assim Al Hakeem.

Maka yang dianjurkan oleh Syaikh Assim Al Hakeem bukanlah melakukan demo besar-besaran atau aksi turun ke jalan memprotes peristiwa itu.

Karena pada dasarnya Syaikh Assim Al Hakeem menganggap bahwa demo itu adalah hal yang diharamkan dalam Islam.

Dan ini bukan pandangan pribadi Syaikh Assim Al Hakeem, melainkan berdasarkan ulama hebat lainnya juga mengatakan demikian.

"Karena dalam Islam demonstrasi dan protes itu haram, inilah yang dikatakan para syaikh ulama, bin Baz, bin Ustaimin, Al Albani," ungkap Syaikh Assim Al Hakeem. 

"Ulama terbaik zaman kita mengatakan itu haram," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Syaikh Assim Al Hakeem, pendapat mengenai hukum demo itu haram sering dianggap sebagai bentuk ketakutan atas pemerintah.

"Beberapa orang mengatakan 'Syaikh dari Saudi, dia takut', mengatakan protes atau demo haram karena akan dipenjara," kata Syaikh Assim Al Hakeem.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT