News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wisata Religi di Bulan Muharram: Komplek Masjid Agung Banten Dipadati Ribuan Pengunjung

Ribuan pengunjung padati kawasan Komplek Masjid Agung Banten untuk ziarah ke Maqom Sultan Maulana Hasanudin Banten sekaligus wisata religi bersamaan dengan bulan Muharram.
Sabtu, 22 Juli 2023 - 16:42 WIB
Komplek Masjid Agung Banten
Sumber :
  • ANTARA

Serang, tvOnenews.com - Ribuan pengunjung memadati kawasan Komplek Masjid Agung Banten untuk melaksanakan ziarah ke Maqom Sultan Maulana Hasanudin Banten sekaligus berwisata religi bersamaan dengan bulan Muharram.

"Hingga mencapai dua ribu pengunjung yang datang di hari ini," kata Sobar (35) salah satu satuan tugas Badan Kenadziran Kesultanan Maulana Hasanudin Banten di lokasi komplek tersebut di Kota Serang, Banten, Sabtu (22/7/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebutkan para pengunjung baik dari wilayah Banten maupun luar daerah datang ke tempat itu untuk melakukan wisata ziarah serta menikmati suasana komplek tersebut.

Kebanyakan pengunjung atau peziarah, kata dia, datang ke tempat itu pada waktu libur dan momen-momen tertentu, seperti saat ini di bulan Muharram atau awal pergantian tahun Hijriah umat Islam. Hal tersebut, banyak orang berdatangan untuk mendapatkan keberkahan di waktu itu.

"Biasanya Jumat sampai malam Senin ramai, apalagi kalau momen waktu tertentu hingga puluhan ribu yang datang ke sini. Kebanyakan dari Jawa, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Wonosobo, Kediri dan Cirebon. Begitu juga hingga Palembang serta Lampung," katanya menambahkan.

Sementara itu, Edi (50) salah satu pengunjung asal Desa Cimande, Kabupaten Bogor, mengatakan dirinya datang ke tempat itu bersama keluarga dan rombongan kurang lebih sebanyak seratus orang.

"Kita rombongan, ada sekitar seratus orang termasuk anak-anak yang ke sini," kata Edi.

Dirinya mengatakan datang ke tempat tersebut baru kali pertama serta ingin silaturahmi sekaligus mendapatkan berkah atau barokah.

Mereka berziarah ke Maqom Sultan Maulana Hasanudin Banten yang dianggap sebagai tempat bersejarah dan keramat bagi umat Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maqom Sultan Maulana Hasanudin Banten adalah makam dari salah satu tokoh penyebar agama Islam di Banten, yang juga dikenal sebagai ulama besar yang berjasa dalam penyebaran ajaran agama Islam di wilayah tersebut.

Selain melaksanakan ziarah, pengunjung juga memanfaatkan kesempatan untuk berwisata religi di Area Komplek Masjid Agung Banten. Selama itu, mereka mengeksplorasi berbagai sudut area, mengunjungi museum dan belajar mengenai perjalanan sejarah Islam di Banten melalui berbagai informasi yang dipajang dengan menarik di lokasi tersebut. (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT