News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Wanita Jadi Imam di Ponpes Al Kafiyah, Begini Penjelasan Buya Yahya

Viral video seorang wanita dari Pondok Pesantren Al Kafiyah yang diduga jadi imam shalat jemaah laki-laki.  Begini penjelasan Buya Yahya soal wanita jadi imam.
Jumat, 30 Juni 2023 - 14:21 WIB
Tangkapan Layar Video Viral Wanita Jadi Imam Salat di Ponpes Al Kafiyah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com Viral video tentang seorang wanita dari Pondok Pesantren (ponpes) Al Kafiyah yang diduga jadi imam shalat jemaah laki-laki. 

Perempuan itu diduga Ustazah Umariyah pemimpin dari Ponpes Al Kafiyah yang kabarnya berlokasi di Sumatera Utara (Sumut).  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video yang beredar, tampak pria dan wanita melakukan gerakan-gerakan seperti shalat berjamaah.

Anehnya, wanita berbaju hijau dalam video itu adalah imamnya. Di saat yang sama, ketiga pria di belakangnya yang juga berbaju hijau kemudian bergerak maju dan mengikuti gerakan wanita itu. 

tvonenews

Lantas bagaimanakah sebenarnya hukum wanita jadi imam dalam shalat?

Buya Yahya menjelaskan bahwa dalam Islam, seorang perempuan boleh menjadi imam jika makmumnya juga perempuan.

“Kalau perempuan jadi imamnya laki-laki gak boleh. Biarpun ibunya mengimami anaknya, ya gak ada,” ujar Buya Yahya dalam video yang dikutip oleh tvOne dari Kanal YouTube Al-Bahjah TV di Jakarta pada Jumat (30/6/2023). 

“Yang adalah laki-laki biarpun anaknya masih tamyiz dalam atap kita diperkenankan sudah tamyiz,” tambah Buya Yahya.

Buya Yahya kemudian mengatakan bahwa tujuh tahun keatas bisa bersuci.

“Membedakan antara roti dengan api bisa bercuci tahu kiri dan kanan maka dia umur 7 tahun hijriah kalau mau jadi imam boleh dalam Mazhab Syafi’i,” tandas Buya Yahya.

Kata Buya Yahya, dengan menjadi imam, anak tersebut dapat besar hati dan semangat. 

“Kalau suaminya gak bisa ya suaminya shalat sendiri. Tapi gak boleh Anda sebagai seorang istri jadi imam buat suami Anda karena tidak sah,” tegas Buya Yahya.

“Kalau tidak bisa semuanya shalat sendiri-sendiri. Yang penting jangan sampai tidak,” tambah Buya Yahya.


Tangkapan Layar Video yang Memperlihatkan Wanita Diduga Pimpin Shalat (Ist)

Selain Pimpin Shalat Pemimpin Ponpes Al Kafiyah Juga Disebut Bisa Hapus Dosa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain viral karena diduga jadi imam shalat dari jemaah laki-laki, seorang wanita di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kafiyah tersebut juga disebut-sebut bisa menghapus dosa.

Sang wanita itu adalah pimpinan Ponpes Al Kafiyah bernama Ustazah Umariyah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT